- REUTERS/Daniele Mascolo
Jorjoran Inter Milan di Bursa Transfer, Incar 4 Pemain Termasuk Pilar Liverpool demi Liga Champions Musim Depan
Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan mulai menyusun kekuatan baru setelah menutup musim 2025/2026 dengan raihan Scudetto dan Coppa Italia. Meski sukses di kompetisi domestik, kegagalan di Liga Champions masih menyisakan kekecewaan besar di internal Nerazzurri.
Manajemen klub disebut tidak ingin larut terlalu lama dalam penyesalan. Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, langsung bergerak menyiapkan proyek baru demi membawa klub kembali bersaing di level tertinggi Eropa.
Kegagalan di Liga Champions dianggap menjadi alarm penting bagi Inter. Mereka sadar dominasi di Italia belum cukup jika ingin kembali disegani di panggung internasional.
Dilansir dari Tuttomercatoweb, kondisi keuangan Inter memang mulai menunjukkan perkembangan positif. Namun, Nerazzurri masih belum memiliki fleksibilitas finansial seperti klub-klub elite Eropa lainnya yang mampu belanja besar tanpa banyak pertimbangan.
Karena itu, strategi transfer Inter diperkirakan tetap mengutamakan efisiensi. Klub lebih fokus mencari pemain potensial dengan harga realistis dibanding memburu nama besar yang membutuhkan biaya sangat tinggi.
Salah satu nama yang mulai masuk radar adalah Marco Palestra. Talenta muda milik Atalanta itu dinilai sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di sepak bola Italia saat ini.
Akan tetapi, upaya mendatangkan Palestra dipastikan tidak berjalan mudah. Atalanta diyakini tidak akan melepas pemain mudanya dengan harga murah setelah tampil impresif sepanjang musim.
- REUTERS/Alberto Lingria
Selain Palestra, Inter juga mulai memantau bek Sassuolo, Muharemovic. Pemain bertahan tersebut dianggap memiliki karakter permainan yang cocok dengan kebutuhan skema Cristian Chivu.
Di lini tengah, Nerazzurri disebut tertarik mendatangkan Curtis Jones dari Liverpool dan Manu Kone milik AS Roma. Kedua gelandang itu dinilai mampu menambah energi, agresivitas, sekaligus kedalaman skuad Inter.
Manajemen Inter melihat pentingnya membangun tim yang lebih seimbang untuk menghadapi jadwal padat musim depan. Mereka tidak hanya membutuhkan pemain berkualitas, tetapi juga skuad dengan rotasi kuat di setiap posisi.
Meski nama-nama yang dibidik bukan berstatus superstar, Inter percaya langkah tersebut lebih realistis. Nerazzurri tampaknya ingin membangun fondasi jangka panjang dibanding sekadar mengejar transfer sensasional.