- Ajax Amsterdam Official
Posisi Maarten Paes Mulai Terancam Jelang Musim Liga Champions, Ajax Lirik Kiper Barcelona
tvOnenews.com - Klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, dikabarkan mulai bergerak mencari penjaga gawang baru untuk musim depan yang membuat posisi Maarten Paes terancam.
Situasi ini membuat masa depan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mulai berada dalam tekanan.
Ajax tengah menyiapkan proyek besar untuk kembali bersaing di level tertinggi Eropa setelah menjalani musim yang dinilai belum memuaskan.
Salah satu target utama klub adalah mengamankan tiket ke Liga Champions UEFA musim depan.
Direktur teknik Ajax, Jordi Cruyff, disebut ingin melakukan pembenahan skuad secara menyeluruh, termasuk di posisi penjaga gawang.
Langkah itu dilakukan demi meningkatkan kualitas tim agar mampu kembali kompetitif di Eropa.
Situasi di bawah mistar Ajax sendiri masih belum sepenuhnya aman.
Kiper asal Republik Ceko, Vitezslav Jaros, berpotensi kembali ke Liverpool setelah masa peminjamannya berakhir.
Awalnya, kondisi tersebut membuka peluang besar bagi Maarten Paes untuk mendapatkan tempat utama.
Namun, sejumlah laporan media Belanda menyebut Ajax masih melihat Paes sebagai opsi pelapis, sesuai rencana awal saat ia direkrut pada bursa transfer tengah musim.
Di sisi lain, Ajax kini mulai dikaitkan dengan beberapa nama besar untuk memperkuat posisi penjaga gawang.
Salah satu yang paling ramai dibahas adalah Marc-André ter Stegen.
Penjaga gawang milik Barcelona itu disebut masuk radar Ajax seiring rumor perubahan pelatih musim depan.
Pengalaman panjang Ter Stegen di kompetisi elite Eropa dinilai cocok dengan ambisi Ajax yang ingin kembali stabil di level Liga Champions.
Selain itu, nama Michel juga disebut-sebut masuk kandidat pelatih baru Ajax, yang membuat rumor transfer semakin berkembang.
Tak hanya Ter Stegen, Ajax juga dikabarkan memantau Iñaki Peña. Kiper asal Spanyol tersebut disebut berpotensi dilepas Barcelona dalam proyek baru yang tengah disusun pelatih Hansi Flick bersama direktur olahraga Deco.
Nama lain yang masuk daftar pantauan adalah Mark Flekken.
Kehadiran sejumlah kandidat berpengalaman jelas membuat persaingan di posisi penjaga gawang Ajax semakin ketat.
Meski begitu, Maarten Paes sebenarnya sempat menunjukkan kontribusi penting sejak bergabung.
Kiper berusia 27 tahun itu mendapat kesempatan tampil reguler ketika Jaros mengalami cedera.
Sepanjang musim ini, Paes mencatatkan 10 penampilan bersama Ajax dengan torehan empat clean sheet dan kebobolan 11 gol.
Ia turut membantu tim meraih tiga kemenangan serta beberapa hasil penting di kompetisi domestik.
Namun performanya tetap menuai sorotan dari sejumlah pengamat sepak bola Belanda. Mantan pemain Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, bahkan sempat melontarkan kritik tajam terhadap Paes.
"Saya akan langsung mengirim kiper itu kembali ke—dari mana dia berasal? Amerika? Dia baru bergabung, dan dia harus membuktikan segalanya."
"Dia kemudian akan mengatakan mereka bukan tim, yang menurut saya sangat mudah. Dia menghentikan bola, berlari keluar kotak penalti, dan mengumpat semua orang," ujarnya dikutip dari Voetbal International.
Van der Vaart juga mengaku kurang menyukai ekspresi emosional Paes saat berada di lapangan.
"Saya sama sekali tidak menyukai itu," ujarnya.
Kini, masa depan Maarten Paes di Ajax Amsterdam masih menjadi tanda tanya besar.
Jika Ajax benar-benar mendatangkan penjaga gawang anyar dengan pengalaman lebih matang di level Eropa, persaingan di sektor kiper dipastikan akan semakin berat bagi pemain Timnas Indonesia tersebut.
Meski demikian, usia yang masih produktif serta pengalaman bermain di kompetisi Eropa tetap memberi peluang bagi Paes untuk membuktikan diri dan memperjuangkan tempat utama di skuad Ajax musim depan.
(tsy)