- REUTERS/Daniele Mascolo
Inter Milan dan AS Roma Siapkan Skema Tukar Pemain, Davide Frattesi Bisa Pulang ke Olimpico
Jakarta, tvOnenews.com - Bursa transfer musim panas 2026 mulai menghadirkan berbagai manuver menarik dari klub-klub Serie A. Salah satu rumor yang kini mencuri perhatian datang dari Inter Milan dan AS Roma yang disebut sedang membahas skema pertukaran pemain.
Dua nama yang masuk dalam pembicaraan tersebut adalah Davide Frattesi dan Manu Kone. Kesepakatan itu dinilai berpotensi menguntungkan kedua klub, baik dari sisi teknis maupun kondisi finansial masing-masing tim.
Laporan Gazzetta dello Sport menyebut Inter kembali menjadikan Manu Kone sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah. Ketertarikan Nerazzurri terhadap gelandang asal Prancis itu sebenarnya sudah muncul sejak musim lalu.
Inter melihat Kone sebagai sosok yang cocok untuk menambah energi dan keseimbangan permainan di sektor tengah. Karakter bermainnya dinilai sesuai dengan kebutuhan tim yang ingin tampil lebih agresif musim depan.
Di sisi lain, AS Roma saat ini memang berada dalam tekanan untuk menyeimbangkan kondisi keuangan klub. Giallorossi disebut harus mencari keuntungan modal sebelum akhir Juni demi memenuhi aturan Financial Fair Play.
Karena itu, Roma mulai mempertimbangkan beberapa opsi penjualan pemain pada musim panas ini. Selain Manu Kone, nama Evan Ndicka dan Matias Soule juga dikabarkan masuk dalam daftar pemain yang berpotensi dilepas.
Namun, dibanding dua nama lainnya, Kone menjadi pemain yang paling diminati di bursa transfer saat ini. Roma bahkan disebut membanderol gelandang berusia 25 tahun itu dengan harga sekitar 50 juta euro.
Dalam situasi tersebut, nama Davide Frattesi muncul sebagai bagian dari solusi negosiasi antara kedua klub. Inter dan Roma sama-sama menilai harga Frattesi berada di kisaran 25 juta euro.
Keterlibatan Frattesi diyakini bisa mengurangi beban dana tunai yang harus dibayarkan Inter kepada Roma. Meski begitu, secara administrasi keuangan, kedua transfer kemungkinan tetap akan diproses sebagai kesepakatan terpisah.
Bagi Frattesi sendiri, peluang kembali ke Roma tentu memiliki nilai emosional tersendiri. Gelandang Timnas Italia itu merupakan produk akademi Giallorossi sebelum akhirnya berkembang bersama Sassuolo dan kemudian bergabung dengan Inter.
Musim ini, Frattesi memang belum sepenuhnya mendapatkan peran utama di skuad Nerazzurri. Ia lebih sering menjadi pemain rotasi dan belum benar-benar mampu mengunci satu tempat tetap di lini tengah Inter.
Situasi tersebut membuat peluang kembali ke Roma bisa menjadi jalan baru bagi kariernya. Selain mendapat menit bermain lebih besar, Frattesi juga berkesempatan kembali tampil di lingkungan yang sudah sangat dikenalnya sejak muda.
Sementara itu, Manu Kone juga diyakini tertarik dengan peluang bergabung ke Inter Milan. Pemain asal Prancis tersebut disebut memang sudah membuka peluang pindah ke Giuseppe Meazza sejak musim lalu.
Inter melihat Kone sebagai investasi penting untuk jangka panjang. Selain masih berada di usia produktif, ia dinilai memiliki kemampuan bertahan dan distribusi bola yang cukup lengkap untuk sepak bola modern.
Secara finansial, skema pertukaran ini juga dinilai cukup masuk akal bagi kedua klub. Roma bisa mendapatkan keuntungan modal yang dibutuhkan untuk memenuhi aturan FFP, sementara Inter dapat menekan pengeluaran transfer secara langsung.
Meski pembicaraan masih berada dalam tahap awal, peluang kesepakatan tersebut mulai terlihat realistis. Jika negosiasi berjalan lancar, transfer Frattesi dan Kone berpotensi menjadi salah satu manuver paling menarik di Serie A pada musim panas tahun ini.
(sub)