- Reuters/Paul Childs
Cari Pengganti Yann Sommer, Inter Milan Siap Angkut Kepa Arrizabalaga dari Arsenal Musim Panas Nanti
Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan mulai bergerak mencari sosok baru di bawah mistar gawang menjelang dibukanya bursa transfer musim panas 2026. Nama kiper Arsenal, Kepa Arrizabalaga, kini muncul sebagai salah satu target utama Nerazzurri untuk musim depan.
Dilansir dari Gazzetta dello Sport, ketertarikan Inter Milan terhadap Kepa tidak lepas dari situasi Yann Sommer yang segera meninggalkan Giuseppe Meazza. Manajemen klub dikabarkan memilih tidak memperpanjang kontrak penjaga gawang veteran asal Swiss tersebut yang akan berakhir pada Juni mendatang.
Selama tiga musim terakhir, Sommer memang menjadi sosok penting di bawah mistar Inter Milan. Pengalamannya membantu Nerazzurri menjaga konsistensi performa, baik di Serie A maupun kompetisi Eropa.
Meski begitu, usia Sommer yang kini menginjak 37 tahun membuat Inter mulai memikirkan regenerasi di posisi penjaga gawang. Klub asal Kota Mode itu ingin tetap memiliki kiper berpengalaman sambil mempersiapkan proyek jangka panjang untuk masa depan.
Inter sebenarnya sudah memiliki Josep Martinez yang diproyeksikan menjadi penjaga gawang utama dalam beberapa tahun ke depan. Namun, Nerazzurri merasa tetap membutuhkan kompetitor berpengalaman agar persaingan di dalam tim tetap terjaga.
Di tengah situasi tersebut, nama Kepa Arrizabalaga dinilai cocok dengan kebutuhan Inter Milan saat ini. Pengalaman bermain di level tertinggi Eropa menjadi salah satu alasan utama mengapa Inter mulai serius memantau situasinya di Arsenal.
Kepa bergabung dengan Arsenal pada musim panas tahun lalu setelah ditebus dari Chelsea dengan nilai transfer sekitar lima juta poundsterling. Kedatangannya kala itu diproyeksikan sebagai pelapis utama bagi David Raya.
- Action Images via Reuters/Lee Smith
Sepanjang musim ini, kiper asal Spanyol tersebut memang lebih sering berada di bangku cadangan. Meski begitu, Kepa masih sempat tampil dalam 11 pertandingan dan berhasil mencatatkan empat clean sheet bersama The Gunners.
Penampilannya sebenarnya cukup stabil dalam beberapa kesempatan. Namun, satu kesalahan fatal pada final Carabao Cup melawan Manchester City membuat sorotan terhadap performanya kembali muncul.
Setelah laga tersebut, kesempatan bermain Kepa semakin terbatas di skuad Arsenal. Ia bahkan hanya sekali tampil lagi dalam pertandingan Liga Champions yang sudah tidak menentukan posisi klub di fase akhir kompetisi.