news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Juventus Luciano Spalletti.
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Gagal Raih Tiket ke Liga Champions, Luciano Spalletti Ungkap Kekurangan Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengungkap kekurangan timnya setelah gagal lolos ke Liga Champions. Bianconeri harus puas finis keenam di klasemen akhir Liga Italia 2025-2026.
Senin, 25 Mei 2026 - 13:16 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengungkap kekurangan timnya setelah gagal lolos ke Liga Champions. Bianconeri harus puas finis keenam di klasemen akhir Liga Italia 2025-2026.

Juve telah kehilangan posisi di empat besar sejak kekalahan 0-2 dari Fiorentina pada pekan lalu. Mereka memerlukan sedikit keajaiban untuk finis di empat besar dan meraih tiket ke Liga Champions untuk musim depan.

Kemenangan atas Torino tidak akan cukup untuk mengamankan tiket ke Liga Champions. Mereka memerlukan dua tim di antara AC Milan, AS Roma, dan Como untuk terpleset.

Milan tergelincir karena kalah 1-2 dari Cagliari, namun Roma dan Como sama-sama menang. Sedangkan Juventus sendiri gagal meraih kemenangan atas rival sekotanya.

Dusan Vlahovic sempat membawa Bianconeri unggul dua gol terlebih dulu melalui dwigolnya pada menit ke-23 dan 53. Namun, Toro berhasil membalas melalui Cesare Casadei pada menit ke-59 dan kemudian Che Adams di menit ke-83.

Skor 2-2 mengakhiri duel bertajuk Derby della Mole. Juventus finis keenam dengan catatan 69 poin dari 38 laga dan akan tampil di Liga Europa pada musim depan.

Pelatih Luciano Spalletti menyadari kekurangan Si Nyonya Tua pada musim ini. Mereka perlu melakukan evaluasi, terlebih karena gagal menang lagi meski itu tidak akan menentukan untuk perebutan tiket ke Liga Champions pada akhirnya.

“Saya adalah pelatih yang harus menganalisis apa yang terjadi. Kami sudah menguasai pertandingan; dalam pertandingan seperti inilah kita melihat karakter seseorang dan bagaimana kita sebenarnya,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia.

“Dalam pertandingan seperti inilah kita mencari sesuatu yang lebih. Mendapatkan dua poin lebih banyak atau dua poin lebih sedikit bukanlah hal yang sama,” tambahnya.

Meski hanya tampil di Liga Europa pada musim depan, Spalletti tetap berniat untuk membangun tim yang lebih kuat di musim depan. “Itu adalah hal yang diharapkan oleh semua orang,” tandasnya.

“Kita wajib bermain, dengan kepala tegak melawan siapa pun. Tujuannya adalah untuk menciptakan tim tingkat tinggi untuk mengisi kekosongan yang telah kita lihat selama enam atau tujuh bulan terakhir,” sambungnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
01:41
02:14
15:39
01:02
02:30

Viral