- REUTERS/Matteo Ciambelli
Jay Idzes Terancam Absen Perkuat Timnas Indonesia, Media Italia Beri Kritikan Pedas kepada Sassuolo usai Dikalahkan Parma
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah media Italia menyampaikan kritikan pedas kepada Sassuolo setelah kekalahan dari Parma. Dalam laga itu, mereka menderita kekalahan selagi Jay Idzes mengalami cedera.
Sang kapten Timnas Indonesia harusnya memperkuat skuad Garuda pada bulan depan. Timnas Indonesia dijadwalkan untuk melakoni dua laga pada FIFA Matchday menghadapi Oman dan juga Mozambik.
Pelatih John Herdman memanggil 44 pemain dalam skuadnya. Dia masih akan memangkasnya hingga jauh lebih banyak, namun Idzes tetap diharapkan masuk dalam skuad akhir.
Sang bek tengah berusia 25 tahun telah menjadi andalan Timnas Indonesia sejak dinaturalisasi. Dia pun kembali mendapatkan kepercayaan sebagai kapten meski adanya pergantian pelatih dari Patrick Kluivert kepada John Herdman.
Namun demikian, ketersediaan Idzes untuk dua pertandingan tersebut dipertanyakan. Sebab, sang kapten mengalami cedera saat membela Sassuolo.
Cederanya sudah dirasakan sejak kemenangan 2-0 atas AC Milan pada awal bulan Mei ini. Dia pun absen untuk dua laga beruntun di Liga Italia saat Neroverdi dikalahkan Torino dan Lecce.
Menjelang laga kontra Parma, Idzes menunjukkan kemajuan. Dia pun dipercaya untuk tampil sebagai starter ketika menghadapi Gialloblu pada Minggu (24/5/2026) malam WIB lalu.
Sayangnya, sang bek tengah Timnas Indonesia tidak mampu bertahan sepanjang laga. Pada menit ke-54, dia ditarik keluar untuk digantikan Pedro Felipe akibat mengalami cedera.
Hal ini mengancam keikutsertaan Idzes di FIFA Matchday Juni 2026. Kondisinya menjadi semakin diragukan untuk tersedia bagi pelatih John Herdman.
Media Italia, Il Resta del Carlino, mengkritik Sassuolo karena performa yang buruk. Menurut mereka, Neroverdi tampil mengecewakan karena tidak mampu menyelesaikan peluang.
“Sassuolo kurang sentuhan akhir. Pertandingan liga terakhir Parma mengecewakan,” tulis Il Resta del Carlino.
“Neroverdi gagal meraih 50 poin dan tetap berada di bagian bawah klasemen. Gol Pellegrino 10 menit sebelum pertandingan berakhir menentukan hasil pertandingan,” tambahnya.
Media Italia itu menyadari bahwa Sassuolo menjadi semakin buruk setelah kehilangan Idzes. Seketika Parma melontarkan ancaman, maka mereka tidak bisa menghindar.
“Setelah kehilangan Idzes, dan dengan lini pertahanan yang kehilangan tiga dari empat pemain inti, mereka pertama kali dikepung oleh Nicolussi Caviglia tak lama setelah menit ke-60—Turati berhasil memperbaiki situasi—dan kemudian dijatuhkan oleh sundulan Pellegrino, yang menentukan hasil pertandingan. Pada menit ke-80, kurangnya peluang bagi Neroverdi tidak cukup menjadi masalah, terutama karena Nzola memiliki peluang bagus di dalam kotak penalti Ducali, tetapi ia menyentuh bola dengan tangan sebelum mencetak gol, yang menandai berakhirnya pertandingan,” tulisnya. (rda)