- REUTERS/Angelika Warmuth
PSG Untung Besar Jelang Hadapi Arsenal di Final Liga Champions, Mikel Arteta Terima Kabar Superburuk
Jakarta, tvOnenews.com - Paris Saint-Germain (PSG) tampaknya mendapatkan untung besar jelang menghadapi Arsenal di final Liga Champions 2025-2026. Mikel Arteta dan tim asuhannya berpotensi mengalami kerugian.
PSG akan berupaya mempertahankan gelar juaranya di Liga Champions pada musim ini. Mereka akan menghadapi Arsenal di Puskas Arena, Budapest, Hungaria pada Sabtu (30/5/2026) malam WIB.
Sebagai tim juara bertahan, Les Parisiens mendapatkan predikat unggulan untuk final kali ini. Namun, Arsenal juga menjadi tim yang tidak bisa diremehkan menyusul dengan keberhasilan menjadi juara Liga Inggris musim ini.
The Gunners berhasil mengakhiri puasa gelar selama 22 tahun di pentas Liga Inggris. Mereka mengungguli Manchester City dengan selisih tujuh poin di puncak klasemen akhir.
Arsenal mendapatkan kepercayaan diri karena tak pernah kalah di Liga Champions pada musim ini. Mereka selalu menang di fase liga dan tidak terkalahkan selama fase knockout.
Namun demikian, The Gunners berpotensi mendapatkan kerugian karena PSG dapat keuntungan besar. Les Parisiens tidak pernah bermain sejak Minggu, 17 Mei 2026 lalu.
PSG terakhir kali bermain menghadapi Paris FC di pekan terakhir Liga Prancis. Mereka kalah dengan skor 1-2 pada laga itu, namun sudah memastikan diri sebagai juara Liga Prancis.
Ada jarak sebesar 13 hari di antara laga terakhir PSG di Liga Prancis dengan final Liga Champions. Itu memberikan waktu yang cukup untuk pelatih Luis Enrique meramu dan mengistirahatkan timnya.
Hal ini berbanding terbalik dengan Arsenal. Mereka baru memastikan gelar juara Liga Inggris pada 19 Mei, dengan laga terakhir yang dimainkan adalah pada Minggu (24/5/2026) lalu.
Hanya ada waktu sepekan untuk Arteta menyiapkan timnya menjelang laga ini. Jadi, itu bisa dipandang sebagai suatu kerugian untuk The Gunners selaku PSG fokus meramu tim.
Walau begitu, tentunya, itu bukan satu-satunya variabel yang bisa menentukan di final. Arsenal masih sangat mungkin untuk menjungkirbalikkan keadaan terlepas dari minimnya waktu istirahat. (rda)