- REUTERS/Ian Walton
Nama Baru Muncul di Daftar Calon Pelatih AC Milan, Mauricio Pochettino Jadi Alternatif untuk Selamatkan Rossoneri
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan terus bergerak mencari sosok pelatih baru setelah musim 2025/2026 berakhir mengecewakan. Kegagalan finis di zona Liga Champions membuat Rossoneri kini dipaksa melakukan perubahan besar demi menyelamatkan arah proyek klub.
Pemecatan Massimiliano Allegri menjadi awal revolusi baru yang sedang disiapkan manajemen Milan. Gerry Cardinale bersama Zlatan Ibrahimovic kini mengambil peran utama dalam menentukan masa depan Rossoneri untuk beberapa tahun ke depan.
Di tengah situasi yang masih penuh ketidakpastian, nama Mauricio Pochettino mulai muncul sebagai kandidat kuat pelatih baru AC Milan. Pelatih asal Argentina itu bahkan dikabarkan sudah melakukan pembicaraan langsung dengan perwakilan Rossoneri dalam beberapa hari terakhir.
Menurut laporan The Athletic, pertemuan tersebut berlangsung di Amerika Serikat menjelang pemusatan latihan tim nasional AS untuk persiapan Piala Dunia. Milan disebut ingin memahami visi Pochettino sebelum memutuskan langkah besar berikutnya dalam proyek baru mereka.
Nama Pochettino sendiri bukan sosok asing di sepak bola Eropa. Mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain itu dikenal memiliki pendekatan modern dengan permainan agresif serta kemampuan membangun proyek jangka panjang.
Kariernya memang sempat mengalami pasang surut dalam beberapa tahun terakhir. Namun, reputasi Pochettino sebagai pelatih yang mampu mengembangkan pemain muda masih menjadi nilai penting yang menarik perhatian Milan.
Rossoneri merasa membutuhkan figur dengan karakter kuat untuk membangun ulang identitas tim. Setelah beberapa musim dipenuhi perubahan arah dan proyek yang tidak berjalan maksimal, Milan kini ingin memiliki fondasi sepak bola yang lebih jelas.
Meski begitu, Pochettino bukan satu-satunya nama yang masuk dalam radar klub. Andoni Iraola sampai saat ini masih dianggap sebagai kandidat utama untuk menangani Rossoneri musim depan.
Pelatih Bournemouth tersebut dinilai cocok dengan visi permainan cepat dan agresif yang ingin diterapkan Milan. Namun, negosiasi dengan Iraola berjalan cukup rumit karena sang pelatih masih ragu meninggalkan Premier League.
Situasi itu membuat Milan mulai membuka komunikasi dengan beberapa kandidat lain. Pochettino kemudian muncul sebagai opsi realistis karena kontraknya bersama tim nasional Amerika Serikat akan berakhir setelah Piala Dunia 2026.
Faktor kedekatan dengan beberapa pemain Milan juga menjadi keuntungan tersendiri bagi Pochettino. Di San Siro nanti, ia berpotensi kembali bekerja sama dengan Christian Pulisic serta Yunus Musah yang merupakan bagian dari tim nasional Amerika Serikat.
Selain memburu pelatih baru, Milan juga sedang sibuk membangun ulang struktur manajemen klub. Sejumlah nama penting seperti Giorgio Furlani, Geoffrey Moncada, hingga Igli Tare sudah meninggalkan proyek Rossoneri setelah kegagalan musim lalu.
Perubahan besar itu membuat AC Milan kini berada dalam fase yang sangat menentukan. Manajemen sadar bahwa keputusan yang mereka ambil pada musim panas ini akan memengaruhi masa depan klub dalam jangka panjang.
Cardinale dan Ibrahimovic ingin memastikan proyek berikutnya tidak kembali berakhir gagal seperti beberapa tahun terakhir. Karena itu, proses pencarian pelatih dilakukan dengan sangat hati-hati demi menemukan sosok yang benar-benar sesuai dengan identitas baru klub.
(sub)