- REUTERS/Stringer
Dirumorkan Masuk Jajaran Manajemen AC Milan, Rangnick Siapkan 1 Nama sebagai Pelatih Baru Rossoneri Musim Depan
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan masih bergerak mencari sosok pelatih baru setelah memutuskan berpisah dengan Massimiliano Allegri. Hingga akhir Mei 2026, Rossoneri disebut belum benar-benar menemukan figur yang dianggap paling tepat untuk memimpin proyek baru klub.
Situasi itu membuat manajemen Milan terus bekerja di balik layar. Berbagai nama mulai masuk radar demi mengembalikan kejayaan Rossoneri di kompetisi domestik maupun Eropa.
Sebelumnya, nama Andoni Iraola sempat menjadi kandidat kuat untuk menangani Milan musim depan. Namun, peluang pelatih asal Spanyol tersebut kini disebut semakin menipis setelah muncul ketertarikan dari klub lain.
Kondisi tersebut membuat Milan mulai mengalihkan fokus ke beberapa opsi berbeda. Salah satu nama yang kembali dibahas dalam internal klub adalah Mauricio Pochettino.
Mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Chelsea itu bahkan dikabarkan sudah sempat bertemu dengan pihak Milan beberapa waktu lalu. Meski demikian, Pochettino ternyata bukan sosok yang berada di posisi terdepan dalam daftar kandidat pelatih anyar Rossoneri.
Di tengah situasi yang masih belum pasti, muncul nama Matthias Jaissle sebagai kandidat mengejutkan. Pelatih muda asal Jerman berusia 38 tahun itu kini mulai mendapat perhatian serius dari petinggi Milan.
Jaissle saat ini masih melatih klub Arab Saudi, Al Ahli. Meski berkarier di luar Eropa, namanya perlahan mulai diperhitungkan setelah menunjukkan perkembangan cukup impresif dalam beberapa musim terakhir.
- (ANTARA/REUTERS/Russell Cheyne)
Salah satu sosok yang disebut sangat mendukung kedatangan Jaissle adalah Ralf Rangnick. Pria asal Jerman itu dikabarkan memiliki pengaruh besar dalam pembentukan arah proyek baru Milan.
Rangnick menilai Jaissle memiliki filosofi permainan yang cocok dengan identitas sepak bola modern. Selain mengutamakan intensitas tinggi, Jaissle juga dikenal berani memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk berkembang.
Hubungan antara Rangnick dan Jaissle memang bukan sesuatu yang baru. Keduanya sama-sama memiliki latar belakang kuat dalam jaringan sepak bola Red Bull yang terkenal sukses membangun sistem permainan agresif dan progresif.
Selama menangani Al Ahli, Jaissle juga berhasil mencuri perhatian lewat pencapaiannya di level Asia. Ia bahkan mampu membawa klubnya meraih gelar Liga Champions Asia secara beruntun.