news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta di Final Liga Champions 2025-2026.
Sumber :
  • REUTERS/Phil Noble

Jiwa Kesatria Mikel Arteta, Akui PSG Tim Terbaik Dunia Usai Kalahkan Arsenal di Final Liga Champions

Mimpi Arsenal meraih trofi Liga Champions harus tertunda setelah kalah dari Paris Saint-Germain. Kekalahan itu membuat Mikel Arteta berikan pengakuan besar.
Minggu, 31 Mei 2026 - 09:13 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Mimpi Arsenal meraih trofi Liga Champions pertama kembali harus tertunda setelah kalah dramatis dari Paris Saint-Germain di partai final musim 2025/2026. Kekalahan itu membuat pelatih The Gunners, Mikel Arteta, memberikan pengakuan besar terhadap kualitas luar biasa PSG.

Arsenal tumbang lewat adu penalti dengan skor 3-4 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada laga final yang berlangsung di Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026). Hasil tersebut sekaligus memastikan PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions untuk musim kedua secara beruntun.

Selepas pertandingan, Arteta tidak mencoba mencari banyak alasan atas kekalahan timnya. Pelatih asal Spanyol itu justru menyebut PSG layak disebut sebagai tim terbaik di dunia saat ini.

“Saya mengucapkan selamat kepada PSG, khususnya Luis Enrique, karena menurut saya mereka adalah tim terbaik di dunia,” ujar Arteta seperti dikutip TNT Sports. Pengakuan tersebut memperlihatkan rasa hormat besar Arteta terhadap permainan yang ditunjukkan Les Parisiens.

Menurut Arteta, kekuatan PSG tidak hanya terlihat dari penguasaan bola semata. Ia menilai kualitas individu para pemain PSG membuat lawan dipaksa bermain di bawah tekanan sepanjang pertandingan.

“Apa yang mampu mereka lakukan dengan bola dan aksi individual, saya belum pernah melihatnya. Bukan soal rencana bermain ketika tidak menguasai bola, tetapi mereka memaksa Anda bermain seperti itu,” lanjutnya.

Sepanjang laga final, Arsenal memang lebih banyak bertahan menghadapi dominasi permainan PSG. Statistik menunjukkan The Gunners hanya mencatat penguasaan bola di bawah 25 persen selama pertandingan berlangsung.

Meski berada dalam tekanan, Arsenal sebenarnya sempat memberi harapan kepada para pendukung mereka. Kai Havertz berhasil membawa The Gunners unggul lebih dulu lewat gol cepat yang sempat membuat PSG kesulitan mengembangkan permainan.

Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan. PSG akhirnya menyamakan kedudukan lewat gol penalti Ousmane Dembele pada babak kedua.

Gol Dembele itu juga menjadi catatan spesial tersendiri bagi PSG. Les Parisiens sukses menyamai rekor 45 gol dalam satu musim Liga Champions, sebuah angka yang menunjukkan betapa tajamnya lini serang mereka musim ini.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral