news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Striker Juventus Dusan Vlahovic alami cedera parah.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo/File Photo

Legenda Juventus Desak Dusan Vlahovic Mau Potong Gaji dan Bertahan di Turin: Dia Punya Utang kepada Klub

Masa depan Dusan Vlahovic menjadi sorotan di tengah persiapan Juventus menyambut musim baru. Penyerang asal Serbia itu kini berada dalam situasi cukup rumit.
Senin, 1 Juni 2026 - 17:34 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Masa depan Dusan Vlahovic menjadi sorotan di tengah persiapan Juventus menyambut musim baru. Penyerang asal Serbia itu kini berada dalam situasi cukup rumit terkait negosiasi kontrak barunya bersama Bianconeri.

Di tengah ketidakpastian tersebut, legenda Juventus Marco Tardelli ikut angkat bicara. Mantan gelandang Timnas Italia itu meminta Vlahovic lebih realistis dan bersedia menerima pemotongan gaji demi kepentingan klub.

Saat ini, Vlahovic masih berstatus sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di Serie A. Striker berusia 26 tahun tersebut menerima gaji bersih sekitar 12 juta euro per musim.

Nominal itu mulai dianggap terlalu besar untuk kondisi keuangan Juventus saat ini. Manajemen klub disebut sedang berusaha menata ulang struktur pengeluaran agar lebih sehat dan stabil dalam jangka panjang.

Juventus kabarnya telah menetapkan batas gaji baru di kisaran 7 juta euro per musim. Kontrak anyar milik Kenan Yildiz bahkan disebut menjadi acuan baru dalam kebijakan finansial klub.

Karena alasan itu, Juventus mencoba mengajak Vlahovic untuk menyepakati pemotongan gaji. Namun, proses negosiasi berjalan cukup alot dan belum menunjukkan tanda-tanda menemukan titik temu.

Pihak keluarga Vlahovic yang menangani pembicaraan kontrak disebut masih meminta angka lebih tinggi. Mereka dikabarkan menginginkan bayaran sekitar 8 juta euro per musim ditambah bonus dan berbagai komisi tambahan.

Striker Juventus Dusan Vlahovic
Sumber :
  • REUTERS/Nicolo Campo

Perbedaan angka tersebut membuat masa depan Vlahovic semakin tidak pasti. Sejumlah media Italia mulai menilai kemungkinan sang striker pergi secara gratis saat kontraknya habis kini semakin terbuka.

Situasi ini tentu menjadi perhatian besar bagi Juventus. Sebab, Vlahovic masih dianggap sebagai salah satu penyerang terbaik yang dimiliki klub dalam beberapa musim terakhir.

Marco Tardelli bahkan menilai Juventus akan mengalami kerugian besar jika kehilangan Vlahovic. Ia percaya Luciano Spalletti masih membutuhkan sosok striker murni seperti pemain asal Serbia tersebut.

Legenda Piala Dunia 1982 itu juga melihat perkembangan positif dari Vlahovic menjelang akhir musim lalu. Menurutnya, sang striker mulai kembali menemukan performa terbaik setelah mendapat kepercayaan penuh dari Spalletti.

Meski tetap mengakui kualitas Vlahovic, Tardelli merasa sang pemain juga harus bercermin. Ia menilai performa mantan bomber Fiorentina itu belum benar-benar konsisten selama membela Juventus.

“Vlahovic juga harus jujur kepada dirinya sendiri dan mengakui bahwa dalam beberapa tahun terakhir dia belum benar-benar menjadi fenomena,” ujar Tardelli kepada Tuttosport.

Ucapan tersebut menjadi sinyal bahwa kesabaran publik Juventus mulai menipis. Ekspektasi besar yang datang bersama nilai transfer dan gaji tinggi dinilai belum sepenuhnya dibayar dengan performa stabil di lapangan.

Karena itu, Tardelli meminta Vlahovic menunjukkan komitmennya kepada klub. Salah satunya dengan menerima penyesuaian gaji yang saat ini sedang ditawarkan manajemen Juventus.

“Dia punya utang kepada Juventus dan seharusnya memberi sesuatu kembali dengan menerima syarat klub terkait penyesuaian gaji,” kata mantan gelandang Bianconeri tersebut.

Tardelli bahkan tidak ragu memberi peringatan keras kepada sang striker. Menurutnya, jika kepercayaan penuh dari Luciano Spalletti masih belum cukup membuat Vlahovic bertahan, maka Juventus sebaiknya mempertimbangkan untuk melepasnya.

“Jika kepercayaan dari Spalletti saja tidak cukup baginya, maka jelas Juventus harus segera menyingkirkannya,” tutup Tardelli.

(sub)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:57
01:20
01:08
07:06
01:21
01:13

Viral