- REUTERS/Daniele Mascolo
AC Milan Pasang Deadline Penunjukan Pelatih Baru: Dari Glasner hingga Pochettino Jadi Kandidat Terkuat Manajemen
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan mulai memasuki fase penting dalam menentukan arah baru klub untuk musim depan. Manajemen Rossoneri dikabarkan ingin segera menyelesaikan penunjukan pelatih baru paling lambat pada 10 Juni 2026.
Situasi ini menjadi perhatian besar karena AC Milan masih belum memiliki pelatih tetap menjelang dibukanya bursa transfer musim panas. Padahal, jadwal Serie A musim 2026/2027 juga segera diumumkan dalam waktu dekat.
Keterlambatan ini membuat proyek baru Milan di bawah kendali Gerry Cardinale dan Zlatan Ibrahimovic mulai disorot. Banyak pihak menilai Rossoneri harus segera bergerak agar persiapan musim depan tidak semakin tertinggal.
Dalam rencana awal RedBird, perubahan besar di tubuh Milan sebenarnya ingin diselesaikan dalam waktu singkat. Namun, proses tersebut berjalan lebih lambat dari perkiraan karena beberapa kandidat memilih menolak atau meminta waktu tambahan.
Sejumlah nama besar sempat dikaitkan dengan kursi pelatih Milan. Iraola dan Xavi disebut masuk dalam daftar incaran, tetapi keduanya tidak berujung pada kesepakatan.
Selain itu, ada pula kandidat yang masih terikat kontrak dengan klub lain sehingga membutuhkan proses lebih panjang. Kondisi ini membuat Milan harus kembali menyaring pilihan dengan lebih hati-hati.
Menurut laporan Calciomercato, Cardinale dan Ibrahimovic kini memasang batas waktu baru untuk menentukan pelatih serta direktur olahraga. Keduanya ingin arah proyek Rossoneri sudah jelas sebelum 10 Juni.
Dalam pembicaraan internal yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, petinggi Milan akan mempersempit daftar kandidat. Mereka ingin melihat lebih dalam gagasan, program kerja, dan kesesuaian masing-masing calon dengan kebutuhan klub.
Selain posisi pelatih, Milan juga sedang menata struktur manajemen. Untuk jabatan CEO, nama Calvelli disebut menjadi kandidat yang menguat.
Namun, masih belum jelas apakah Calvelli akan memegang posisi tersebut untuk sementara atau jangka panjang. Keputusan ini menjadi bagian penting dari masa transisi yang sedang dijalani Rossoneri.
Untuk kursi pelatih, persaingan kini mengerucut pada dua nama utama. Oliver Glasner dan Mauricio Pochettino menjadi kandidat paling kuat untuk menangani Milan musim depan.
Arne Slot, yang sebelumnya sempat masuk bursa, kini tidak lagi dianggap sebagai kandidat konkret. Pelatih asal Belanda itu disebut ingin mengambil waktu lebih panjang sebelum menentukan langkah berikutnya.
Slot dikabarkan masih membutuhkan ruang untuk memulihkan diri setelah berpisah secara mengejutkan dengan Liverpool. Karena itu, ia belum ingin terburu-buru membuka negosiasi dengan klub baru.
Glasner saat ini disebut berada di posisi terdepan dalam daftar Milan. Mantan pelatih Crystal Palace itu membuat manajemen terkesan setelah menjalani pertemuan panjang di Jerman pada Selasa lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Glasner dinilai mampu menyampaikan ide, antusiasme, dan ambisi yang sesuai dengan harapan klub. Ia juga menempatkan Milan sebagai salah satu prioritas utama dalam rencana kariernya.
Meski begitu, Pochettino belum sepenuhnya tersingkir dari persaingan. Pelatih asal Argentina itu disebut sudah memiliki kesepakatan verbal dengan Zlatan Ibrahimovic untuk kontrak berdurasi dua tahun.
Nilai kontrak Pochettino kabarnya berada di angka 5 juta euro per musim. Namun, komitmennya bersama Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia menjadi salah satu hal yang masih perlu dipertimbangkan.
(sub)