- AC Milan
AC Milan Beri Kesempatan Kedua untuk Yunus Musah, 3 Klub Gigit Jari Usai Ditolak Rossoneri
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan membuat keputusan terkait masa depan Yunus Musah. Rossoneri memilih mempertahankan gelandang asal Amerika Serikat itu untuk musim 2026/2027.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat Musah sempat masuk dalam daftar pemain yang berpeluang dilepas. Namun, evaluasi Ruben Amorim selama pramusim membuat situasinya berubah.
Menurut laporan pakar transfer Nico Schira, Milan bahkan menolak pendekatan dari tiga klub. Ketiga tim tersebut berasal dari Serie A, Premier League, dan Super Lig Turki.
Artinya, keputusan Milan bukan disebabkan kurangnya peminat terhadap Musah. Rossoneri memang memilih memberikan kesempatan baru kepada pemain berusia 23 tahun tersebut.
Musah menjadi salah satu pemain yang masa depannya terus berubah selama beberapa pekan terakhir. Ia sempat diprediksi meninggalkan San Siro sebelum akhirnya mendapatkan kepercayaan dari Amorim.
Keinginan mempertahankan Musah disebut disampaikan Amorim dalam pertemuannya dengan Gerry Cardinale. Sang pelatih ingin melihat kemampuan pemain tersebut lebih jauh sebelum mengambil keputusan final.
Milan kemudian menutup pintu negosiasi dengan tiga klub peminat. Rossoneri kini berharap Musah bisa menunjukkan perkembangan positif bersama skuad utama.
Musah memang belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi sejak bergabung dengan Milan. Dua musim pertamanya pada 2023/2024 dan 2024/2025 dinilai belum memberikan kontribusi maksimal.
Namun, situasi tersebut tidak membuat Amorim menyerah. Pelatih asal Portugal itu melihat ada potensi yang masih bisa dikembangkan dari permainan Musah.
Salah satu pertanyaan menarik adalah posisi yang akan diberikan Amorim kepada Musah. Ia berpeluang dimainkan sebagai salah satu dari dua gelandang tengah dalam formasi 3-4-2-1.
Musah juga memiliki opsi bermain di area kanan. Kemampuan tersebut membuatnya bisa digunakan sebagai wing-back ketika kebutuhan taktik mengharuskan perubahan posisi.
Keputusan mempertahankan Musah menjadi bukti bahwa pramusim memiliki pengaruh besar terhadap rencana Amorim. Pemain yang sebelumnya berada di ambang pintu keluar masih bisa mengubah nasib lewat penampilan di lapangan.
Kini, Musah mendapat kesempatan untuk membuktikan dirinya. Kepercayaan Milan harus dijawab dengan performa konsisten jika ia ingin menjadi bagian penting dari proyek Amorim.
Bagi Musah, keputusan tersebut menjadi momentum untuk memulai kembali petualangannya bersama Rossoneri. Ia harus memanfaatkan kesempatan kedua ini agar AC Milan tidak menyesal menolak tiga klub yang datang mengajukan minat.
(sub)