- REUTERS/Daniele Mascolo
Blak-blakan Amorim soal Cuci Gudang Skuad AC Milan: Ada Perubahan Besar, Pemain Muda Bakal Dapat Prioritas
Jakarta, tvOnenews.com - Ruben Amorim mulai membuka rencana besar untuk skuad AC Milan. Pelatih asal Portugal itu menegaskan perubahan harus dilakukan sejak awal proyeknya.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah AC Milan mengalahkan Manchester United 4-2. Kemenangan di Wroclaw Stadium, Polandia, Sabtu (15/8/2026), menjadi penutup positif pramusim Rossoneri.
AC Milan tampil agresif sepanjang pertandingan dan mampu mencetak empat gol. Permainan tersebut juga membuat Amorim melihat perkembangan positif dari tim yang sedang dibangunnya.
Namun, perhatian tidak hanya tertuju pada hasil pertandingan. Keputusan Milan menyisihkan sejumlah pemain dari proyek utama juga menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir.
Amorim akhirnya menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. Ia mengakui para pemain yang tersisih sebenarnya tampil cukup baik selama menjalani pramusim.
“Keempat pemain itu tampil sangat baik selama pramusim. Namun, kami harus mengambil beberapa keputusan,” ujar Amorim dilansir dari SkySports.
Menurutnya, Milan sedang berada di awal proyek baru. Karena itu, perubahan besar perlu dilakukan agar skuad yang tersedia benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim.
“Kami sedang melakukan perubahan. Menurut saya, penting untuk benar-benar berubah sekarang karena kami baru memulai sebuah proyek,” kata Amorim.
Salah satu fokus utama Amorim adalah memberikan ruang kepada pemain muda. Ia ingin talenta-talenta muda Milan mendapatkan kesempatan untuk berkembang bersama tim utama.
“Kami memiliki sejumlah pemain muda yang akan mendapatkan ruang. Saya harus menciptakan ruang tersebut untuk mereka,” tutur Amorim.
Keputusan tersebut bukan berarti Amorim menganggap pemain yang tersisih tidak memiliki kualitas. Ia justru menegaskan seluruh pemain telah memberikan kontribusi positif selama pramusim.
“Saya tetap ingin menegaskan bahwa mereka tampil sangat baik selama pramusim. Namun, kami harus mempersiapkan musim,” ujarnya.
Masalah terbesar Milan terletak pada jumlah pemain yang terlalu banyak. Amorim menyebut skuad yang mendekati 40 pemain membuat persiapan menghadapi musim baru sulit dilakukan.
“Dengan hampir 40 pemain, tidak mungkin bagi kami untuk melakukan persiapan dengan baik. Jadi, saya merasa kasihan kepada mereka, tetapi kami harus melakukannya,” kata Amorim.
Langkah tersebut menunjukkan Amorim ingin membentuk skuad yang lebih ramping. Setiap pemain nantinya diharapkan memiliki peran jelas dalam proyek Milan.
Bagi pemain muda, situasi ini tentu menjadi peluang besar. Ruang yang tercipta dari pengurangan skuad bisa membuka jalan bagi mereka untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak bersama AC Milan musim depan.
(sub)