- REUTERS/Alessandro Garofalo
Rekan Jay Idzes Positif Kokain, Sassuolo Diguncang Kabar Buruk Jelang Hadapi Juventus
Jakarta, tvOnenews.com - Sassuolo diguncang oleh kabar buruk menjelang duel selanjutnya di Liga Italia 2026-2027. Sebab, salah satu rekan Jay Idzes dites positif menggunakan kokain.
I Neroverdi telah mengawali kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, musim ini dengan cukup baik. Setelah tiga laga, Sassuolo berhasil memetik empat poin.
Meski menelan kekalahan 1-2 dari Atalanta di pekan pertama, mereka meraih kemenangan pertama mereka pada saat menjamu Torino dengan skor 2-1 pada akhir Agustus. Kemudian, di akhir pekan kemarin, Sassuolo bermain imbang 2-2 melawan Bologna.
Tak hanya itu, tim asuhan Alberto Aquilani juga sukses melenggang ke babak 16 besar Coppa Italia. Mereka mengalahkan Frosinone dengan skor 4-3 lewat adu penalti, setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit.
Jay Idzes berperan untuk dua dari empat laga yang dimainkan oleh Neroverdi pada musim ini. Menit bermainnya terbatas karena sang kapten Timnas Indonesia sempat absen di pramusim akibat cedera.
Pada akhir pekan ini, tepatnya Senin (14/9/2026), Sassuolo akan menjamu lawan berat, Juventus, di Mapei Stadium. Sejauh ini, Bianconeri tidak terkalahkan setelah meraih tujuh poin dari tiga laga.
Namun, Sassuolo diguncang kabar buruk dari Australia. Salah satu pemain mereka, Cristian Volpato dikonfirmasi positif menggunakan kokain berdasarkan pemeriksaan kepolisian.
Sang pemain berusia 22 tahun berurusan dengan kepolisian setelah mengebut di New South Wales pada 1 September 2026.
Dia melewati zona 60 km/jam dengan mengebut hingga 109 km/jam, sebagaimana dilaporkan oleh Football-Italia. Dia kemudian dites positif kokain dan didenda sebesar 722 dolar.
Volpato membantahnya dan mengulangi tes yang hasilnya negatif. Dia sempat kembali ke Italia, namun pada Rabu (9/9/2026) kemarin, kepolisian mengonfirmasi bahwa hasil dari pengetesan kedua adalah positif kokain.
Walaupun tidak ada hukuman di Liga Italia, karier Volpato bersama Timnas Australia terancam. Federasi Sepak Bola Australia telah mengonfirmasi bahwa mereka tengah mendalami kasus ini.
“Football Australia telah mengetahui informasi mengenai laporan hasil tes oral sekunder yang berkaitan dengan salah satu pemain kami. Saat ini kami sedang mencari verifikasi independen,” demikian pernyataan dari Federasi tersebut.
“Masalah ini sedang ditangani sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan oleh Football Australia. Untuk melindungi integritas proses ini dan memastikan keadilan prosedural, kami tidak akan berkomentar lebih lanjut,” tambahnya.
Laporan dari Football-Italia mengatakan bahwa Volpato bisa dihukum dari sepak bola internasional. Dia sejauh ini sudah memiliki empat caps bersama Socceroos, dengan tiga di antaranya di Piala Dunia 2026, namun masa depannya kini terancam. (rda)