- REUTERS/Bruna Casas
Rodri Tiba-Tiba Minta Maaf usai Barcelona Menang di Liga Champions, Ternyata Gara-Gara Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Gelandang Barcelona, Rodri, mendadak menyampaikan permintaan maafnya setelah kemenangan atas Feyenoord di Liga Champions 2026-2027. Hal ini berkaitan dengan peristiwa di pertandingan sebelumnya.
Pemain berusia 30 tahun itu kembali diandalkan oleh Hansi Flick sebagai starter saat Barca menjamu Feyenoord. Duel di Camp Nou pada Kamis (10/9/2026) dini hari tadi WIB tersebut berhasil dimenangkan Barcelona dengan skor telak 5-1.
Raphinha sudah membuka skor di menit ketiga yang digandakan oleh Karim Adeyemi sebelum jeda turun minum. Setelah jeda, Raphinha mencetak gol kedua diiringi oleh Lamine Yamal dan Gabriel Jesus.
Feyenoord sempat mencetak satu gol melalui Sem Steijn, namun tidak menghindarkan mereka dari kekalahan. Skor 5-1 pun mengakhiri duel ini.
Barcelona berhasil mempertahankan rekor kemenangan 100 persennya di awal musim ini. Di Liga Spanyol, mereka juga telah mencatatkan empat kemenangan beruntun pada musim ini.
Pada laga terbaru yang digelar akhir pekan kemarin, Blaugrana menang telak dengan skor 5-0. Namun, ada peristiwa yang mencuri perhatian dari Rodri, yang menyebut bahwa para pemain Los Che sangatlah lemah.
“Mereka benar-benar lemah. Mereka benar-benar lemah, kawan. Sangat buruk. Mereka mengerikan, mereka mengerikan. Bagaimana Valencia mengakhiri musim lalu? Kau tahu, mereka bahkan belum melewati garis tengah babak kedua,” katanya, dilansir Barca Blaugranes.
Omongannya tersebut tertangkap kamera. Setelah peristiwa di Mestalla tersebut, Rodri pun meminta maaf kepada para fans dan juga pemain Valencia, atau mereka yang tersinggung karena kata-katanya.
“Sebelum saya mulai, saya ingin meminta maaf kepada semua orang yang mungkin tersinggung: pendukung Valencia, penggemar, pemain, siapa pun yang mungkin merasa tersinggung oleh kata-kata saya,” kata Rodri, dikutip dari Barca Blaugranes.
“Saya sudah berbicara dengan teman dan rekan setim saya José Gaya, kepada siapa saya telah meminta maaf, serta kepada seluruh skuad. Saya juga ingin memperjelas bahwa itu adalah ekspresi keterkejutan; siapa pun yang menonton video tersebut dapat melihatnya,” tambahnya.
Dia mengatakan bahwa dirinya tidak berniat untuk meremehkan Valencia. Menurutnya, Los Che adalah salah satu klub terbaik di Liga Spanyol.
“Saya sama sekali tidak bermaksud mengejek atau mengambil kesialan tim mana pun di luar konteks; justru sebaliknya. Kita semua menginginkan Valencia, dalam kasus saya, untuk kembali ke tempatnya yang seharusnya, ke liga kita, tempat klub-klub terbaik berada. Dan hanya itu yang ingin saya katakan,” sambungnya.
Soal pertandingan melawan Feyenoord sendiri, Rodri menyadari bahwa itu juga bukan laga yang mudah. Sebab, menurutnya, setiap laga itu sulit.
“Kami tahu betapa sulitnya setiap pertandingan. Tim ini sangat bersemangat, dari luar mereka menunjukkan hal itu dan sekarang setelah saya berada di dalam, saya melihatnya, itulah mengapa saya di sini,” tambahnya. (rda)