news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lionel Messi.
Sumber :
  • Inter Miami

Duel Lionel Messi vs Lewandowski di MLS Berakhir 1-1, Ini Statistik Kedua Bintang

Duel Lionel Messi dan Robert Lewandowski di MLS 2026 berakhir imbang 1-1. Lewandowski mencetak gol dari satu-satunya tembakan, sementara Messi gagal cetak gol.
Kamis, 10 September 2026 - 14:21 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Duel dua bintang sepak bola dunia, Lionel Messi dan Robert Lewandowski, tersaji dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) 2026. Pertemuan Inter Miami dan Chicago Fire tersebut berakhir imbang 1-1, dengan Lewandowski mencetak gol sementara Messi menyumbang satu assist.

Messi menjadi motor permainan Inter Miami dalam pertandingan yang berlangsung di Soldier Field, Chicago, Illinois. Sementara itu, Lewandowski dipercaya menjadi ujung tombak Chicago Fire.

Chicago Fire lebih dulu membuka keunggulan melalui aksi Lewandowski pada menit ke-10. Andrew Guttman berhasil melewati Ian Frey di sisi kiri sebelum mengirimkan umpan silang ke depan gawang.

Lionel Messi di Inter Miami
Sumber :
  • Jim Rassol-Imagn Images via Reuters

Lewandowski kemudian menyambut bola dengan tendangan voli kaki kanan. Bola meluncur ke arah yang tidak mampu dijangkau kiper Inter Miami, Dane St. Clair.

Menariknya, gol tersebut menjadi satu-satunya tembakan yang dilepaskan Lewandowski sepanjang pertandingan. Ia mampu memaksimalkan satu peluang tersebut menjadi gol keenamnya pada musim MLS 2026.

Dalam tiga pertandingan terakhir, mantan penyerang asal Barcelona itu juga menunjukkan performa impresif dengan catatan tiga gol dan dua assist.

Di sisi lain, Messi terus memberikan ancaman ke lini pertahanan Chicago Fire. Pada menit ke-19, ia mencoba melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti meski mendapat kawalan tiga pemain lawan, tetapi bola masih melenceng dari sasaran.

Empat menit kemudian, Messi kembali mengancam melalui tendangan kaki kiri. Namun, usahanya berhasil dihentikan oleh penjaga gawang Chicago Fire, Chris Brady.

Messi kembali mendapatkan peluang pada menit ke-37 melalui tendangan bebas, tetapi bola gagal melewati pagar hidup. Pada menit ke-41, ia melakukan aksi individu dengan melewati Anton Salletros dan Ze Diavila sebelum melepaskan tembakan keras.

Namun, Brady tampil gemilang dengan menepis bola menggunakan ujung jarinya. Chicago Fire pun berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Messi kembali menjadi ancaman bagi pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-48, tembakannya kembali berhasil digagalkan Brady dan menghasilkan situasi tendangan sudut untuk Inter Miami.

Messi kemudian mengambil sendiri tendangan sudut tersebut. Ia mengirimkan umpan melengkung ke area kotak penalti yang disambut Casemiro dengan sundulan.

Gol tersebut menjadi gol ketiga Casemiro secara beruntun sekaligus assist ke-11 Messi di MLS musim ini.

Dengan catatan tersebut, Messi kini memimpin daftar pemberi assist terbanyak di liga. Ia unggul satu assist atas Evander dari FC Cincinnati dan Anders Dreyer dari San Diego FC.

Messi masih terus berusaha membawa Inter Miami berbalik unggul. Pada menit ke-51, ia melepaskan tendangan bebas melengkung, tetapi lagi-lagi Brady berhasil melakukan penyelamatan.

Pada masa tambahan waktu, Messi kembali mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas langsung. Namun, bola kembali membentur pagar hidup.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan berakhir. Inter Miami dan Chicago Fire pun harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang 1-1.

Hasil tersebut membuat Inter Miami tetap berada di posisi kedua klasemen Wilayah Timur dengan koleksi 44 poin. Nashville SC masih memimpin dengan 53 poin, sementara Chicago Fire berada di peringkat keempat dengan 39 poin.

Statistik Messi dan Lewandowski

Statistik Lionel Messi dan Robert Lewandowski dalam pertandingan tersebut menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok.

Berdasarkan data FootMob, Messi mendapat rating 8,4 dan menjadi pemain dengan jumlah tembakan terbanyak dalam pertandingan. Ia melepaskan sembilan tembakan, dengan empat di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Meski demikian, Messi gagal mencetak gol. Ia mencatatkan nilai expected goals (xG) sebesar 0,48 dan expected goals on target (xGOT) sebesar 0,87.

Selain aktif melepaskan tembakan, Messi mencatatkan 45 sentuhan bola dan berhasil menyelesaikan 20 dari 25 operan. Ia juga menciptakan tiga peluang, terbanyak di antara seluruh pemain dalam pertandingan tersebut.

Messi tercatat enam kali menyentuh bola di dalam kotak penalti lawan dan berhasil melakukan tiga dribel sukses dari lima percobaan.

Sementara itu, Lewandowski mendapatkan rating 7,7. Ia hanya mencatatkan 28 sentuhan bola dan dua kali menyentuh bola di area kotak penalti lawan.

Namun, efektivitasnya menjadi pembeda. Lewandowski berhasil mengubah satu-satunya tembakan yang dilepaskannya menjadi satu tembakan tepat sasaran sekaligus gol.

Ia mencatatkan nilai xG sebesar 0,19, sedangkan xGOT-nya mencapai 0,74.

Lionel Messi usai Argentina kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026, Seni (20/7/2026) dini hari WIB.
Sumber :
  • REUTERS/Agustin Marcarian TPX IMAGES OF THE DAY

Tak hanya berkontribusi dalam menyerang, Lewandowski juga aktif membantu pertahanan. Ia mencatatkan dua tekel, satu intersepsi, dan satu sapuan.

Penyerang berusia 38 tahun itu juga memenangkan delapan dari 15 duel di darat serta memenangkan dua duel udara. Selain itu, ia berhasil mendapatkan empat pelanggaran dari pemain lawan.

Lewandowski menunjukkan ketajamannya dengan mengubah peluang yang terbatas menjadi sebuah gol. Sementara Messi memang gagal mencetak gol meski menjadi pemain dengan jumlah tembakan terbanyak, tetapi ia tetap memberikan kontribusi penting melalui assist untuk gol penyeimbang Casemiro.

Dua bintang yang telah lama menjadi bagian dari sepak bola dunia tersebut akhirnya sama-sama mencatatkan satu kontribusi gol. Namun, duel Messi dan Lewandowski harus berakhir tanpa pemenang setelah Inter Miami dan Chicago Fire bermain imbang 1-1.
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:04
01:23
01:18
01:28
04:46
04:00

Viral