- REUTERS/Ciro De Luca
Jay Idzes Tampil Solid, Pelatih Sassuolo Justru Puji Pemain Veteran Ini usai Kemenangan atas Juventus
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Sassuolo, Alberto Aquilani, justru memuji pemain veterannya setelah kemenangan atas Juventus. Padahal, Jay Idzes tampil dengan solid dalam pertandingan ini.
I Neroverdi sukses meraih hasil mengejutkan saat menjamu Bianconeri di Mapei Stadium, Senin (14/9/2026) dini hari WIB. Mereka meraih tiga poin kedua di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, pada musim 2026-2027 ini.
Sassuolo unggul sejak menit ke-65 lewat Sebastiano Esposito. Jay Idzes tampil solid di laga ini sebagai starter hingga Juventus kesulitan untuk mencetak gol walau memiliki banyak peluang.
- REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Sang bek tengah Timnas Indonesia ditarik keluar pada menit ke-81 karena mengalami cedera. Hanya semenit kemudian, gawang Sassuolo langsung dibobol Juve lewat Edon Zhegrova.
Sempat kembali unggul melalui Kieron Bowie pada menit ke-89, namun Zhegrova mencetak gol keduanya hanya dua menit berselang. Untungnya, Neroverdi tetap mampu mengamankan tiga poin penuh melalui gol Vasilije Adzic di masa injury time.
Jay Idzes memainkan peranan penting di lini pertahanan, selagi tiga pemain yang baru direkrut pada bursa transfer musim panas lalu berhasil mencetak gol. Namun, pelatih Alberto Aquilani lebih memilih memuji Nemanja Matic.
Menurutnya, Matic adalah seorang juara sejati yang mampu meningkatkan kualitas skuad. Eks gelandang Manchester United dan Chelsea itu telah berhasil membantu timnya untuk menjadi lebih baik lewat pengalaman.
"Saya beruntung telah menemukan pemain seperti Matic, seorang juara sejati. Karena pemain tipe ini bukan hanya juara dalam penguasaan bola dan mengenakan seragam, tetapi mereka adalah juara dalam segala hal,” kata Aquilani dalam konferensi pers, dilansir dari Canale Sassuolo.
“Dan dia adalah juara dalam hal ini. Dan dia membantu saya, dia menjalani pertandingan yang luar biasa dan yang terpenting dia membantu para pemain muda yang membutuhkan figur seperti dia untuk membimbing mereka dalam perilaku yang benar, dalam kepribadian mereka, dalam keinginan untuk melakukan hal-hal mereka sendiri, dalam aktif berlatih, dalam pertemuan dan terutama dalam pertandingan," tambahnya.
Berkat tambahan tiga poin ini, Sassuolo kini memiliki tujuh poin dari empat laga. Mereka menempel Juventus di peringkat kesembilan klasemen sementara Serie A.