- REUTERS/Ana Beltran
Barcelona Kena Sindir, Jose Mourinho Salahkan Wasit usai Real Madrid Ditaklukkan Atletico Madrid 1-2
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyalahkan wasit setelah kekalahan dari Atletico Madrid. Menurutnya, ada dua kartu merah yang tidak diberikan kepada Los Rojiblancos.
Los Blancos harus rela turun ke peringkat keempat klasemen sementara Liga Spanyol 2026-2027 pada Minggu (20/9/2026) kemarin malam WIB. Mereka menderita kekalahan ketika melawat ke Riyadh Air Metropolitano untuk laga bertajuk El Derbi Madrileno tersebut.
Tuan rumah sukses membuka skor melalui Alejandro Grimaldo di menit ke-53. Gol tersebut tercipta hanya semenit setelah Dean Huijsen dikartu merah.
Hanya enam menit setelah gol pembuka dari Grimaldo, Atletico menggandakan skor melalui Jonathan David. Madrid baru bisa membalas di menit ke-89 melalui Antonio Rudiger.
Skor 2-1 mengakhiri pertandingan ini. Bagi Madrid, ini bukan kekalahan pertama mereka musim ini karena sebelumnya Los Blancos juga pernah takluk 0-1 dari Real Betis di Liga Spanyol.
Setelah laga, Jose Mourinho menyalahkan keputusan wasit Miguel Angel Ortiz Arias dan VAR Daniel Trujillo Suarez. Menurutnya, harusnya ada dua pemain Atletico yang dikartu merah.
"Kisah pertandingan ada di sini. Itu dua kartu merah yang jelas. Dengan kesulitan yang kami alami setelahnya -- dengan 11 lawan 10 [pemain] -- Anda bisa membayangkan bagaimana jadinya [bagi kami] selama 50 menit dengan 11 lawan sembilan,” kata Mourinho, dikutip dari ESPN.
Dia menyoroti keputusan Komite Teknis Wasit (CTA) yang menunjuk wasit tidak berpengalaman untuk laga sebesar ini. Dia mengaku heran dengan keputusan CTA untuk menunjuk Ortiz Arias sebagai pemimpin di laga ini.
"Ini semua berkat CTA. Semuanya sangat aneh. Wasitnya [Ortiz Arias], yang berusia 41 tahun, tidak memiliki pengalaman internasional. Saya tidak tahu mengapa dia menjadi wasit. Orang malang itu datang ke sini dan tidak mampu mengatasi tekanan,” tambahnya.
"Tetapi bagi [VAR] tidak ada tekanan, di [markas RFEF] Las Rozas tidak ada tekanan. Atau mungkin ada dan kita tidak tahu. Kombinasi itu -- wasit yang buruk, yang hanya memimpin pertandingan kecil, dan VAR dengan sejarah yang panjang. Selamat kepada CTA," katanya.