news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tijjani Reijnders resmi bergabung dengan Al Qadsiah.
Sumber :
  • Al Qadsiah

Pengakuan Jujur Tijjani Reijnders soal Tinggalkan Manchester City dan Gabung Klub Arab Saudi: Demi Keluarga

Tijjani Reijnders membuat pengakuan jujur soal keputusannya meninggalkan Manchester City untuk gabung klub Arab Saudi, Al-Qadsiah. Kakak dari pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, itu menyadari bahwa ini demi keluarganya.
Rabu, 23 September 2026 - 12:42 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tijjani Reijnders membuat pengakuan jujur soal keputusannya meninggalkan Manchester City untuk gabung klub Arab Saudi, Al-Qadsiah. Kakak dari pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, itu menyadari bahwa ini demi keluarganya.

Pada bursa transfer musim panas lalu, Reijnders meninggalkan Etihad Stadium hanya semusim setelah berlabuh di City. Padahal, dia baru tiba dari AC Milan pada musim panas 2025 lalu.

Reijnders tiba ketika Rodri hendak meninggalkan Manchester City. Namun, The Citizens memang telah bersiap dengan mendatangkan tiga gelandang baru, yaitu Elliott Anderson, Ayyoub Bouaddi, dan Enzo Fernandez.

Kepindahan Reijnders menjadi hal yang disayangkan oleh sejumlah pihak, terutama di Belanda, yang merupakan negeri asalnya. Kini, dia pun buka suara soal kepindahan tersebut.

Gelandang berusia 28 tahun itu mengungkap bahwa Al-Qadsiah adalah satu-satunya klub yang bisa menebusnya sesuai dengan permintaan harga. Jadi, dia hanya bisa pergi ke Al-Qadsiah.

"Apakah mereka satu-satunya klub yang bersedia membayar jumlah yang membuat City puas? Ya, pada dasarnya hanya itu," kata Reijnders kepada NOS, dilansir Voetbalzone.

Namun, keputusan tetap berada di tangan Reijnders selaku pemain. Kakak dari Eliano Reijnders itu mengaku tergoda setelah mendengar perbincangan dengan kubu Arab Saudi.

"Ada pilihan lain, tetapi mereka tidak menindaklanjuti atau mencapai harga yang diminta," tambah mantan gelandang AC Milan itu.

"Akhirnya, saya juga mulai berpikir: apakah saya ingin tetap di City untuk musim berikutnya dan tidak sepenuhnya bahagia, atau mencari petualangan baru? Kemudian saya berbicara dengan Al-Qadsiah dan manajer. Setelah percakapan itu, saya menjadi cukup bersemangat," tambahnya.

Dia kemudian ditanyakan tentang tawaran gaji yang menggiurkan. Reijnders tak bisa membantahnya, karena memang uang yang ditawarkan begitu besar.

"Tidak, tapi Anda juga tidak bisa menyangkalnya," Reijnders mengakui dengan jujur soal alasan uang yang melatarbelakangi kepindahannya ke Al-Qadsiah.

“Gaji yang ditawarkan di sana, coba saja menolaknya sebagai pemain atau sebagai pribadi... Kita semua bisa menjadi pejuang moral yang mengatakan: 'Saya tidak akan melakukan itu,' tetapi saya pikir kebanyakan orang akan mengatakan 'ya' untuk uang itu,” tambahnya.

Dia menekankan bahwa gaji dari Al-Qadsiah membantunya untuk menghidupi keluarga. Bahkan, itu bisa berlangsung hingga generasi ketiganya alias cucu-cucunya.

"Tentu saja uang memainkan peran. Setelah karier saya berakhir, saya tidak ingin bekerja lagi. Lagipula saya tidak perlu bekerja setelah dari City, tetapi sekarang saya juga dapat membantu generasi penerus keluarga saya,” kata Reijnders, dilansir NU.

"Saya memilih keamanan. Saya tidak akan berbohong tentang itu. Jika cucu-cucu saya bisa hidup dari ini, mengapa saya tidak?" tambahnya. (rda)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
05:10
03:00
05:01
06:41
06:14

Viral