- REUTERS/Marco Bello
Debut Zidane Berbuah Kemenangan, Mbappe Justru Cedera Usai Jadi Penentu Prancis
tvOnenews.com - Zinedine Zidane mengawali kiprahnya sebagai pelatih kepala tim nasional Prancis dengan kemenangan. Namun, hasil positif tersebut harus dibayar mahal setelah kapten Les Bleus, Kylian Mbappé, mengalami cedera lutut.
Prancis berhasil mengalahkan Turki dengan skor 1-0 dalam laga tandang Grup 1 Liga A UEFA Nations League yang berlangsung di Stadion Kocaeli, Izmit, Turki, Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB.
Gol tunggal kemenangan Prancis dicetak Mbappé pada menit 54 babak kedua. Penyerang Real Madrid itu menerima umpan dari Michael Olise sebelum melepaskan tembakan rendah dari sisi kiri yang tidak mampu dihentikan kiper Turki.
- REUTERS/Murad Sezer
Gol tersebut menjadi gol ke-67 Mbappé bersama tim nasional Prancis. Torehan itu sekaligus membuatnya semakin kokoh sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Les Bleus.
Namun, momen perayaan gol berubah menjadi kekhawatiran. Ketika rekan-rekannya menghampiri untuk memberikan selamat, Mbappé terlihat sudah merasakan sakit pada lututnya.
Setelah mendapat perawatan, Mbappé sempat mencoba melanjutkan pertandingan. Namun, ia akhirnya tidak mampu meneruskan permainan. Penyerang tersebut terlihat duduk di lapangan sambil memegangi bagian luar lutut kirinya sebelum digantikan Désirée Doué sekitar lima menit setelah mencetak gol.
Timnas Prancis kemudian mengonfirmasi bahwa Mbappé mengalami cedera pada ligamen lutut. Ia akan kembali ke Madrid untuk menjalani perawatan dan dipastikan tidak akan tampil dalam sisa pertandingan bersama Prancis.
Hingga kini, tingkat keparahan cedera serta perkiraan waktu pemulihan Mbappé masih belum diketahui.
Zidane pun mengakui bahwa kondisi kaptennya membuatnya khawatir. Seusai pertandingan, ia mengatakan, "Sayangnya, kondisinya tidak baik. Lututnya bengkak," sebelum menambahkan, "Saya tidak akan mengambil risiko apa pun."
Kondisi tersebut kini menjadi perhatian serius bagi tim nasional Prancis maupun Real Madrid yang harus memantau perkembangan cedera salah satu pemain terpenting mereka.
Zidane resmi mengambil alih kursi pelatih Prancis pada Juli lalu setelah Didier Deschamps mengundurkan diri usai Piala Dunia tahun ini. Mantan gelandang tersebut dikontrak hingga 2030.
Pertandingan melawan Turki menjadi laga pertamanya sebagai pelatih tim nasional. Sebelumnya, Zidane merupakan bagian penting dari sejarah Prancis saat membantu Les Bleus menjuarai Piala Dunia 1998 sebagai pemain.
Ia juga kembali ke dunia kepelatihan setelah meninggalkan Real Madrid pada 2021. Selama menangani klub raksasa Spanyol tersebut, Zidane berhasil mempersembahkan tiga gelar Liga Champions UEFA.
Dalam debutnya sebagai pelatih Prancis, Zidane menggunakan formasi 4-3-3. Ia menempatkan Mbappé di sisi kiri, meski sang pemain sebelumnya menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia tahun ini dengan 10 gol ketika dimainkan sebagai penyerang tengah.
Ousmane Dembélé dipercaya mengisi posisi di tengah, sedangkan Michael Olise dimainkan di sisi kanan. Pemain Manchester City, Rayan Cherki, juga mendapat kepercayaan untuk tampil sejak menit awal.
Prancis menutup babak pertama tanpa gol. Salah satu peluang terbaik mereka datang melalui Olise, tetapi tembakannya masih mampu diamankan kiper Turki.
- REUTERS/Benoit Tessier
Memasuki babak kedua, Prancis mendapat tekanan dan harus mengandalkan sejumlah penyelamatan penting dari Mike Maignan. Setelah itu, Mbappé akhirnya memecah kebuntuan sekaligus membawa Les Bleus unggul 1-0.
Situasi Turki semakin sulit pada menit ke-42 babak kedua setelah kiper Ugurcan Çakır mendapat kartu merah. Ia diusir karena menghentikan bola menggunakan tangan di luar kotak penalti.
Prancis selanjutnya akan menghadapi Belgia dalam pertandingan tandang pada 29 September. Belgia juga meraih kemenangan pada pertandingan lainnya di grup tersebut setelah menundukkan Italia dengan skor 2-0.