- REUTERS - Kindell Buchanan/Sipa USA | REUTERS/Raquel Cunha
Bukan Mbappe, Harry Kane Dijagokan Menang Ballon d'Or 2026, Legenda Ungkap Prediksi AI
tvOnenews.com - Malam penghargaan Ballon d'Or ke-70 yang akan berlangsung di London, Inggris, tinggal sekitar satu bulan lagi. Persaingan untuk meraih penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola pun semakin menarik perhatian.
Legenda sepak bola Jerman sekaligus dua kali pemenang Ballon d'Or, Karl-Heinz Rummenigge, menyebut Harry Kane sebagai salah satu kandidat terkuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026. Bahkan, Rummenigge mengaku menggunakan analisis kecerdasan buatan (AI) untuk melihat peluang striker Bayern Munich tersebut.
Menurut laporan media Jerman Abendzeitung pada 26 September, Rummenigge menilai peluang Kane untuk membawa pulang penghargaan tersebut sangat besar.
- REUTERS/Angelika Warmuth
Upacara Ballon d'Or 2026 dijadwalkan berlangsung di Palladium Theatre, London, pada 26 Oktober pukul 20.00 waktu setempat. Kota tersebut juga memiliki hubungan khusus dengan Kane karena merupakan tempat kelahirannya.
Rummenigge menilai torehan gol Harry Kane menjadi salah satu alasan utama yang membuatnya layak diperhitungkan. Musim lalu, Kane mencetak total 73 gol bersama Bayern Munich dan tim nasional Inggris.
"Kane mencetak total 73 gol musim lalu untuk FC Bayern Munich dan tim nasional Inggris. Dalam sejarah sepak bola abad ini, satu-satunya pemain yang lebih sukses darinya adalah Lionel Messi," kata Rummenigge.
"Ini adalah standar. Striker sering memenangkan penghargaan ini," lanjutnya.
Menariknya, Rummenigge juga disebut sempat meminta bantuan AI untuk menganalisis peluang Kane. Ia mengungkapkan hasil yang diperolehnya menunjukkan peluang Kane mencapai 68 persen.
"Jawaban AI adalah 'Harry memiliki peluang 68% untuk menang.' Saya harap itu terjadi," ujar Rummenigge.
Harry Kane sendiri menghadapi persaingan ketat dari dua bintang muda, Kylian Mbappe dan Lamine Yamal. Rummenigge mengakui kualitas kedua pemain tersebut, tetapi tetap menempatkan Kane sebagai kandidat pilihannya.
Menurutnya, performa individu merupakan salah satu faktor paling penting dalam menentukan pemenang Ballon d'Or, dan Kane dinilai memiliki keunggulan dalam aspek tersebut.
"Kriteria terpenting untuk Ballon d'Or adalah performa individu, dan dalam hal itu, Harry lebih unggul," kata Rummenigge.
Penilaian Rummenigge terhadap Kane juga tidak hanya didasarkan pada jumlah gol. Ia menilai striker Inggris tersebut telah berkembang menjadi pemain yang memberikan kontribusi lebih luas dalam permainan tim.