news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lamine Yamal (kiri) dan Harry Kane (kanan) dalam persaingan Ballon d'Or 2026..
Sumber :
  • kolase tvOnenews.com / REUTERS/Albert Gea / REUTERS/Sarah Meyssonnier

Persaingan Ballon d'Or 2026 Memanas, Harry Kane dan Lamine Yamal Saling Sikut di Menit Akhir

Persaingan Ballon d'Or 2026 memasuki fase akhir dengan perubahan yang cukup mencolok. Lamine Yamal mulai mengejar Harry Kane setelah sempat tertinggal jauh.
Selasa, 29 September 2026 - 11:01 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Persaingan menuju Ballon d'Or 2026 memasuki fase yang semakin sengit. Harry Kane dan Lamine Yamal menjadi dua nama yang paling banyak mendapat sorotan menjelang penutupan pemungutan suara, dengan peta persaingan yang disebut berubah drastis dalam beberapa hari terakhir.

Media olahraga Spanyol, Marca, menerbitkan artikel berjudul 'Apa yang Terjadi di Ballon d'Or: Comeback Gemilang Lamine Yamal' pada tanggal 29. Laporan tersebut membahas perubahan tren opini publik serta pergerakan pasar taruhan menjelang batas akhir pemungutan suara.

Menurut Marca, perubahan mulai terlihat sekitar 28 September ketika proses pemungutan suara resmi ditutup. Beberapa hari sebelumnya, Kane masih disebut sebagai kandidat terdepan. Pada satu titik, pasar taruhan menempatkan peluang kemenangan Kane di angka 56 persen, sementara Yamal berada di 28 persen.

Pemain Timnas Spanyol, Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Hannah Mckay

Namun, selisih tersebut kemudian menyusut secara signifikan. Peluang Kane turun menjadi 42 persen, sedangkan Yamal meningkat hingga 45 persen. Marca menyebut perubahan tersebut sebagai 'golden cross'.

Perubahan sentimen juga terlihat dalam jajak pendapat pembaca Marca. Dari sekitar 350.000 peserta, Lamine Yamal memperoleh dukungan terbanyak. Kylian Mbappé berada di posisi berikutnya, disusul Fabian Ruiz, sedangkan Kane menempati posisi keempat.

Meski bukan bagian dari pemungutan suara resmi Ballon d'Or, hasil jajak pendapat tersebut memberikan gambaran mengenai respons dan sentimen sebagian pembaca sepak bola Eropa terhadap para kandidat.

Harry Kane sendiri memiliki catatan statistik yang sangat menonjol sepanjang musim 2025/2026. Penyerang Bayern Munich tersebut mencetak 73 gol dalam 65 pertandingan bersama klub dan Timnas Inggris.

Dalam wawancara dengan Marca, Kane menilai pencapaiannya berbicara dengan sendirinya.

“73 gol adalah rekor yang berbicara sendiri,” ujar Kane.

Namun, Kane tidak ingin terlalu banyak berbicara mengenai peluangnya memenangkan Ballon d'Or. Ia menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada para pemilih.

“Ballon d'Or bukan di tangan saya. Itu tergantung pada para pemilih,” katanya.

“Musim lalu sudah berakhir, dan sekarang saya fokus pada musim ini.”

Di sisi lain, Lamine Yamal memiliki modal berupa keberhasilan meraih trofi bersama Barcelona. Pemain muda Spanyol tersebut membantu klubnya memenangkan La Liga dan Piala Super Spanyol. Ia juga telah merasakan kesuksesan bersama tim nasional Spanyol.

Salah satu momen yang ikut menjadi sorotan terjadi ketika Lamine Yamal dan Harry Kane berhadapan langsung dalam pertandingan Nations League antara Spanyol dan Inggris pada 27 September.

Dalam laga tersebut, Spanyol menang 3-2. Yamal mencetak gol pembuka sekaligus tampil aktif dalam membangun serangan Spanyol. Kane juga mencetak gol, tetapi gagal mengeksekusi penalti pada menit kedelapan babak kedua.

Satu pertandingan tentunya tidak menjadi penentu penghargaan yang menilai performa pemain sepanjang musim. Namun, duel langsung antara dua kandidat utama yang berlangsung begitu dekat dengan penutupan pemungutan suara membuat pertandingan tersebut mendapat perhatian lebih.

Marca bahkan memasukkan duel Spanyol kontra Inggris sebagai salah satu momen yang ikut memengaruhi dinamika persaingan Ballon d'Or di tahap akhir.

Penyerang Barcelona Lamine Yamal
Sumber :
  • REUTERS/Albert Gea

Yamal sendiri sebelumnya telah menyampaikan keyakinannya mengenai peluang meraih penghargaan tersebut.

“Saya percaya saya pantas menang tahun ini,” kata Yamal.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya hanya ingin fokus menunjukkan permainan terbaiknya.

“Yang terbaik yang bisa saya lakukan adalah bermain dengan cara saya sendiri.”

Pemenang Ballon d'Or 2026 dijadwalkan diumumkan dalam acara penghargaan di London, Inggris, pada 26 Oktober. Pengumuman tersebut akan menentukan siapa yang berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi tersebut setelah persaingan yang berlangsung sepanjang musim.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:34
20:26
11:49
04:30
01:21
04:42

Viral