news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale (kiri) dan Ruben Amorim (kanan).
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

AC Milan Boncos! Rossoneri Catat Kerugian 24 Juta Euro di Tahun Keuangan 2025-2026

AC Milan mencatat kerugian sekitar 24 juta euro pada tahun keuangan 2025-26. Catatan tersebut menjadi kerugian pertama Rossoneri.
Selasa, 29 September 2026 - 15:57 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan mencatat kerugian sekitar 24 juta euro pada tahun keuangan 2025-26. Catatan tersebut menjadi kerugian pertama Rossoneri sejak berada di bawah kepemilikan RedBird Capital Partners.

RedBird mengambil alih AC Milan dari Elliott Management dan sempat membawa perubahan positif dari sisi finansial. Klub sebelumnya membukukan keuntungan selama tiga tahun berturut-turut.

Milan mencatat laba 6,1 juta euro pada musim 2022-23. Angka tersebut kemudian menjadi 4,1 juta euro pada 2023-24 dan 3 juta euro pada 2024-25.

Namun, tren positif itu akhirnya terhenti pada tahun keuangan 2025-26. Absennya Milan dari kompetisi Eropa membuat klub kehilangan salah satu sumber pemasukan penting.

Meski demikian, Milan tetap mampu menjaga pendapatan pada level tinggi. Berdasarkan laporan resmi klub, Rossoneri membukukan pendapatan 464,6 juta euro sepanjang tahun keuangan tersebut.

Angka itu hanya turun enam persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan tersebut juga meningkat 1,7 persen jika dibandingkan dengan musim 2023-24.

Sektor komersial menjadi salah satu penopang utama keuangan Milan. Pendapatan sponsorship bahkan untuk pertama kalinya dalam sejarah klub menembus angka 100 juta euro.

Performa pada hari pertandingan juga tetap kuat. Milan mencatat rata-rata kehadiran penonton tertinggi di Serie A untuk musim kedua secara beruntun, dengan lebih dari 72.000 suporter dalam setiap laga.

"AC Milan menghasilkan pendapatan sebesar 464,6 juta euro selama tahun fiskal 2025-26, mempertahankan performa yang mendekati rekor dalam dua musim sebelumnya," demikian pernyataan resmi klub.

Milan juga mencatat perkembangan positif dari sisi nilai merek. Berdasarkan laporan Brand Finance, nilai merek Rossoneri mencapai rekor 514 juta euro pada 2026.

Angka tersebut mengalami pertumbuhan 28 persen dalam setahun. Milan juga disebut menjadi merek sepak bola dengan pertumbuhan tercepat di dunia sejak 2021.

Di sisi lain, utang finansial bersih Milan mengalami peningkatan. Pada akhir tahun keuangan 2025-26, angka tersebut mencapai 145,3 juta euro atau naik dari sekitar 92 juta euro pada periode sebelumnya.

"Klub mencatat kerugian bersih sekitar 24 juta euro, mencerminkan dampak sementara dari tidak berpartisipasi dalam kompetisi Eropa," tulis Milan dalam pernyataan resminya.

AC Milan menjelaskan peningkatan utang tersebut berkaitan dengan penggunaan fasilitas kredit. Dana itu digunakan untuk mendukung program investasi, pertumbuhan, dan sejumlah proyek pengembangan jangka panjang.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:34
20:26
11:49
04:30
01:21
04:42

Viral