- REUTERS/Pedro Nunes
Belum Setahun, Cristiano Ronaldo Sudah Ngambek dan Mogok Main Dua Kali di Era Kepelatihan Jorge Jesus, Ada Apa?
tvOnenews.com - Sosok megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, kembali menjadi perbincangan hangat akibat aksi emosionalnya di dalam maupun di luar lapangan hijau.
Dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun terakhir, penyerang legendaris tersebut tercatat sudah dua kali menunjukkan sikap "ngambek" yang memicu gelombang kontroversi besar.
Menariknya, dua momen ketegangan yang menyita perhatian publik ini sama-sama terjadi di bawah bayang-bayang kepemimpinan pelatih ternama, Jorge Jesus, baik di level klub Saudi Pro League maupun saat menangani skuad Tim Nasional Portugal.
Ronaldo 'ngambek' dan tinggalkan Timnas Portugal
- Cornelius Poppe/NTB via REUTERS
Aksi 'ngambek' terbaru Cristiano Ronaldo terjadi di tengah perhelatan UEFA Nations League bersama Tim Nasional Portugal. Gelombang spekulasi bermunculan setelah sang kapten secara mendadak memutuskan untuk meninggalkan kamp latihan tim nasional.
Ketegangan tersebut berawal dari keputusan pelatih Jorge Jesus yang memarkir Ronaldo dan sama sekali tidak memainkannya saat menghadapi Norwegia.
Padahal, pemain berusia 41 tahun tersebut sempat diproyeksikan tampil pada babak kedua selama kurang lebih 30 menit dan sudah melakukan pemanasan di pinggir lapangan.
Kekecewaan mendalam Ronaldo terlihat jelas ketika ia memilih mangkir dari sesi latihan resmi bersama rekan-rekannya di Stadion Malmo dan justru berlatih sendirian di gym hotel.
Ketidakpuasan mendalam atas janji serta keputusan taktis sang juru taktik disinyalir menjadi pemicu utama mantan bintang Real Madrid itu memilih angkat kaki lebih awal dari skuad Selecao das Quinas.
Ngambek, Ronaldo mogok main bersama Al Nassr di Liga Pro Saudi 2025/2026
- REUTERS/Hamad I Mohammed
Sebelum perselisihan di tim nasional mencuat, aksi mogok serupa sudah lebih dulu digelorakan Ronaldo pada Februari 2026 saat berseragam Al Nassr.
Jelang laga lanjutan Liga Arab Saudi melawat ke markas Al Riyadh, sang pemenang lima kali Ballon d'Or tersebut secara mengejutkan menolak bertanding.
Pangkal dari sikap konfrontatif Ronaldo ini adalah rasa tidak puas serta kecemburuannya terhadap kebijakan bursa transfer dan tata kelola Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi.
Pemain yang mengantongi gaji fantastis tersebut menilai Al Nassr diperlakukan tidak adil dan kalah agresif dibanding rival utama mereka, Al Hilal, yang terus dianakemaskan serta disokong pergerakan transfer besar-besaran.