news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale (kiri) dan Zlatan Ibrahimovic (kanan) di San Siro.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Legenda AC Milan Kembali Kritik RedBird: Mereka Tidak Peduli soal Masa Depan Klub

Legenda AC Milan Gianni Rivera kembali melontarkan kritik terhadap RedBird Capital. Ia menyoroti cara pemilik asal Amerika Serikat tersebut mengelola Rossoneri.
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:32 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Legenda AC Milan Gianni Rivera kembali melontarkan kritik terhadap RedBird Capital. Ia menyoroti cara pemilik asal Amerika Serikat tersebut mengelola Rossoneri.

Rivera menyampaikan pandangannya saat menjadi pembicara di Festival dello Sport. Pernyataannya kembali menunjukkan ketidakpuasan terhadap arah AC Milan di bawah kepemilikan RedBird.

Sebelumnya, Rivera juga mengkritik era kepemilikan Amerika Serikat di AC Milan. Ia menilai RedBird dan Gerry Cardinale belum memahami karakter sepak bola Italia.

Salah satu hal yang membuat Rivera kecewa adalah dirinya tidak mendapat undangan dalam perayaan ulang tahun ke-125 AC Milan. Menurutnya, situasi tersebut membuat dirinya merasa dilupakan oleh klub.

Rivera merupakan salah satu pemain terbesar dalam sejarah AC Milan. Ia juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah klub.

Bukan hanya Rivera yang pernah mengkritik pengelolaan AC Milan. Paolo Maldini sebelumnya meninggalkan klub setelah memiliki perbedaan pandangan mengenai metode pengelolaan Rossoneri.

Dalam Festival dello Sport, Rivera kembali berbicara mengenai kepemilikan RedBird. Ia menilai aspek finansial terlalu mendapat perhatian dibandingkan ambisi meraih kesuksesan di lapangan.

“Ketika Maldini mengambil alih di Milan, dia menelepon saya. Dia mengatakan bahwa kapan pun saya mau, selalu ada tempat di tribun untuk menonton tim,” ujar Rivera.

“Namun, ketika dia pergi, mereka berhenti mengundang saya. Mereka bahkan melupakan saya dalam perayaan ulang tahun ke-125,” lanjutnya.

Rivera kemudian membahas cara pandang pemilik asal Amerika Serikat terhadap sepak bola. Ia menilai pendekatan tersebut berbeda dengan tradisi sepak bola Italia.

“Saya pikir orang Amerika hanya bermain sepak bola, padahal itu tidak sama dengan sepak bola Italia. Namun, sejak dahulu kala, uang memang menjadi penguasa,” katanya.

Rivera kemudian menyinggung kekuatan finansial yang dimiliki pemilik asal Amerika Serikat. Menurutnya, kondisi tersebut membuat keberhasilan di bidang olahraga tidak selalu menjadi prioritas utama.

“Orang Amerika memiliki banyak uang, jadi mereka tidak peduli jika tidak memenangkan pertandingan. Mereka ingin menggunakan uang mereka sesuai dengan pola pikir mereka sendiri,” ujar Rivera.

Kritik Rivera kemudian ditutup dengan pernyataan bernada sindiran kepada Gerry Cardinale. Ia menggunakan permainan kata untuk menggambarkan posisinya sebagai salah satu legenda terbesar AC Milan.

“Cardinale? Dia memang seorang kardinal, tetapi saya adalah paus,” kata Rivera. Pernyataan tersebut kembali menunjukkan perbedaan pandangan Rivera terhadap pengelolaan AC Milan di era RedBird.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral