- REUTERS/Susana Vera
Bukan Salah Michael Carrick, Lisandro Martinez Semprot Manajemen Manchester United usai Dikalahkan Atletico Madrid
Jakarta, tvOnenews.com - Bek Manchester United, Lisandro Martinez, melontarkan kritik keras kepada manajemen klub setelah Setan Merah menelan kekalahan dari Atletico Madrid di Liga Champions 2026/2027. Pemain asal Argentina itu menilai Michael Carrick belum mendapatkan dukungan maksimal dalam membangun skuad yang mampu bersaing menghadapi tim-tim kuat.
Manchester United harus mengakui keunggulan Atletico Madrid dengan skor 0-2 pada pertandingan matchday kedua Liga Champions. Laga tersebut berlangsung pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB dan semakin memperpanjang catatan buruk Setan Merah pada awal musim ini.
Kekalahan tersebut membuat Manchester United semakin berada dalam tekanan setelah gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Situasi ini turut membuat posisi Michael Carrick sebagai pelatih kepala mulai mendapatkan sorotan.
Namun, Lisandro Martinez memiliki pandangan berbeda mengenai penyebab keterpurukan Manchester United. Bek yang akrab disapa Licha itu justru menyoroti kebijakan manajemen klub, terutama dalam memberikan dukungan kepada Carrick melalui aktivitas transfer pemain.
Menurut Martinez, Manchester United seharusnya melakukan investasi lebih besar untuk meningkatkan kualitas skuad pada musim ini. Ia bahkan secara terbuka menyinggung Direktur Teknik klub, Jason Wilcox, yang dinilai belum memberikan dukungan sesuai harapannya.
"Saya mengharapkan lebih [investasi], itu 100 persen jelas. Saya juga mengharapkan lebih dari Direktur Teknik kami [Jason Wilcox]," ujar Martinez usai laga dikutip dari Daily Mail, Rabu (14/10/2026).
"Harus diakui, sebagai pemain kami memang harus berbuat lebih, namun penting juga untuk memiliki skuad yang tangguh agar siap menghadapi laga-laga seperti ini," tambahnya.
Martinez mengakui bahwa para pemain Manchester United juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan performa di lapangan. Namun, ia menegaskan bahwa kualitas dan kedalaman skuad menjadi faktor penting ketika harus menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Atletico Madrid.
Pemain Timnas Argentina itu kemudian membandingkan situasi Manchester United saat ini dengan pencapaian mereka pada musim sebelumnya. Menurutnya, keberhasilan yang diraih musim lalu seharusnya diikuti dengan langkah nyata manajemen untuk memperkuat persaingan dalam skuad.
"Saya harus bisa menahan diri, tetapi situasi ini terkadang mencerminkan kondisi klub saat ini. Kami menjalani musim yang luar biasa tahun lalu, dan kini kami mengharapkan langkah lebih dari manajemen-penambahan pemain untuk meningkatkan persaingan-mengingat banyak tim lain juga mendatangkan banyak pemain," kata pemain yang akrab disapa Licha tersebut.
Kritik Martinez muncul ketika Manchester United sedang mengalami periode sulit bersama Michael Carrick. Dari sembilan pertandingan yang telah dijalani pada musim ini, Setan Merah tercatat sudah menelan empat kekalahan.
Catatan tersebut membuat Carrick semakin mendapatkan tekanan meskipun baru dipermanenkan sebagai pelatih utama pada awal musim 2026/2027. Rentetan hasil negatif yang dialami Manchester United pun mulai memunculkan sorotan terhadap kemampuannya membawa tim kembali ke jalur kemenangan.
Meski demikian, Martinez menolak apabila seluruh kesalahan atas performa buruk Manchester United dibebankan kepada Carrick. Ia menilai sang pelatih sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki penampilan tim di tengah situasi sulit.
Martinez juga mengingatkan bahwa pergantian pelatih bukan satu-satunya solusi untuk mengatasi permasalahan Manchester United. Menurutnya, klub perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh, termasuk terhadap aspek-aspek lain di luar kinerja pelatih dan pemain.
"Dia sudah berusaha sebaik mungkin. Anda tidak bisa terus-menerus mengganti manajer," kata Martinez.
"Bagaimana dengan aspek lainnya? Malam ini mudah saja menyalahkan pelatih atau pemain, tetapi kita juga harus melihat faktor-faktor lain," tutupnya.
(igp/rda)