news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

One Taguig FC.
Sumber :
  • Instagram - One Taguig FC

Lawan Borneo FC Bantah Mundur dari AFC Challenge League, One Taguig FC Murka: Kami Dipaksa Berhenti!

One Taguig FC bantah mundur dari AFC Challenge League usai batal melawan Borneo FC. Klub asal Filipina itu mengaku telah berjuang, tetapi dipaksa berhenti.
Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:40 WIB
Editor :

Namun, nama One Taguig FC mendadak menghilang dari jadwal pertandingan yang diperbarui AFC. Otoritas sepak bola Asia itu mencantumkan status withdrawn from competition untuk klub asal Filipina tersebut.

Situasi itulah yang kemudian memunculkan pernyataan bantahan dari One Taguig FC. Klub tersebut menilai seluruh perjuangan yang sudah dibangun dengan susah payah berakhir secara menyakitkan.

"Rasanya seolah-olah semua yang telah kami bangun dengan susah payah telah hangus terbakar, dan ada batas terhadap seberapa besar yang dapat ditanggung oleh sebuah klub," tulis One Taguig FC.

Meski kecewa, pihak klub tetap memberikan apresiasi kepada para sponsor dan mitra yang telah mendukung perjalanan mereka. One Taguig FC menyebut kepercayaan tersebut memiliki arti penting di tengah ketidakpastian.

"Terima kasih telah berdiri bersama One Taguig FC ketika masa depan belum pasti," sambungnya.

Klub memastikan dukungan tersebut tidak akan dilupakan meskipun perjalanan mereka di AFC Challenge League telah berakhir.

One Taguig FC juga berjanji tetap menyelesaikan berbagai tanggung jawab yang masih berjalan. Mereka akan terus menjalin komunikasi dengan seluruh pihak terdampak mengenai langkah selanjutnya.

Sementara itu, batalnya keikutsertaan One Taguig FC membuat Grup D hanya menyisakan tiga peserta. Borneo FC kini cukup menjalani dua pertandingan menghadapi Yangon United dan Tainan City untuk memperebutkan tiket perempat final.

Pesut Etam dijadwalkan menghadapi Yangon United pada Minggu (18/10/2026) sebelum bertemu Tainan City pada Rabu (21/10/2026). Berkurangnya jumlah pertandingan juga membuat Borneo FC kehilangan satu kesempatan meraih kemenangan dan menambah poin koefisien klub Indonesia di Asia.

Di sisi lain, One Taguig FC menegaskan tidak ingin perjalanan mereka dikenang sebagai kisah sebuah klub yang menyerah. Mereka tetap berpegang pada keyakinan bahwa berakhirnya partisipasi tersebut bukanlah keputusan sukarela.

"Kami tidak pergi begitu saja. Kami dipaksa untuk berhenti," pungkasnya. (fan)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
08:50
02:47
06:54
06:16
06:20

Viral