- REUTERS/Stephanie Lecocq
Omongan Berkelas Calvin Verdonk usai Cetak Sejarah untuk Timnas Indonesia sebagai Man of The Match Liga Champions
Jakarta, tvOnenews.com - Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk menyampaikan pernyataannya setelah menciptakan sejarah. Penampilannya di laga Lille kontra Bodo/Glimt berujung penghargaan Man of The Match di Liga Champions.
Les Dogues melanjutkan perjuangannya di Liga Champions pada Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Mereka melawat ke Aspmyra Stadium, Bodo, Norwegia untuk menhadapi Bodo/Glimt.
Tim asuhan Davide Ancelotti itu sebelumnya selalu menderita kekalahan di Liga Champions. Mereka dikandaskan oleh Real Betis, Arsenal, dan juga Galatasaray dalam tiga pertandingan terdahulu.
Kontra Bodo/Glimt, Lille juga kesulitan untuk bisa mencetak gol. Namun, setidaknya lini pertahanan mereka juga sulit ditembus sehingga pertandingan berakhir tanpa gol atau skor 0-0.
Calvin Verdonk bermain sebagai starter dalam laga ini. UEFA pun menetapkannya sebagai pemain terbaik alias Man of The Match, yang merupakan sejarah bagi Timnas Indonesia.
Sebelumnya, Verdonk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pertama yang pernah tampil di Liga Champions. Kini, dia menjadi pemain Timnas Indonesia dan WNI pertama yang pernah memenangkan Man of The Match di Liga Champions.
Walau begitu, Verdonk mengatakan bahwa dirinya tidak terlalu puas. Sebab, dia berharap bisa membantu Lille meraih tiga poin.
“Kami sebenarnya membutuhkan tiga poin tapi sayangnya kami imbang. Jadi saya tidak terlalu puas tapi ya setidaknya kami mendapatkan satu poin,” kata Verdonk seusai pertandingan.
Meski demikian, secara pribadi, Verdonk tetap puas dengan pencapaian pribadinya. Gelar MOTM ini layak untuk dipajang di ruang keluarganya, tepat di sebelah televisi.
“Sangat bahagia [mendapatkan MOTM] di Liga Champions, panggung terbesar sepak bola, jadi saya sangat bahagia. Saya kira saya akan menempatkannya di ruang keluarga, di sebelah TV, jadi saya bisa melihatnya terus,” katanya.
Penyedia statistik Sofascore memberikannya rating 7,4 untuk laga ini setelah berhasil melakukan kontribusi di lini pertahanan dalam empat kali kesempatan. Verdonk sukses memenangkan tiga dari empat kali percobaan tekel, selagi melakukan satu kali intersep, dan tiga sapuan.
Verdonk juga melakukan tiga kali recovery. Dia tampil solid di lapangan dengan memenangkan empat dari enam kali duel, serta terlibat dalam satu kali duel udara dan berhasil memenangkannya.