- REUTERS/Daniele Mascolo
Inter Milan Kokoh di Puncak Klasemen! Chivu Beberkan Suasana di Ruang Ganti Justru Tegang
Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan masih kokoh di puncak klasemen Serie A, tetapi suasana di pusat latihan Appiano Gentile tetap penuh kewaspadaan.
Satu hasil buruk diyakini bisa mengubah situasi dengan cepat di tengah ketatnya persaingan perebutan gelar.
Pelatih Cristian Chivu memahami betul bahwa momentum di fase krusial musim bisa berubah dalam sekejap. Karena itu, fokus dan konsistensi menjadi prioritas utama bagi skuad Nerazzurri.
Dalam beberapa pekan terakhir, performa Inter dinilai solid meski tidak selalu spektakuler. Namun, stabilitas justru menjadi kunci utama. Clean sheet kembali diraih, sementara gol datang di momen penting.
Akhir pekan lalu menjadi bukti bagaimana Inter menjaga keunggulan lewat kontrol tempo. Mereka tidak selalu mendominasi pertandingan, tetapi mampu menentukan ritme ketika dibutuhkan.
Kemenangan 2-0 atas Lecce membuat Inter memperlebar jarak menjadi 10 poin dari rival sekota, AC Milan, yang sebelumnya kalah 0-1 dari Parma.
Kemampuan mengelola momen krusial inilah yang membuat Inter tetap berada di jalur juara.
Di lini depan, Lautaro MartÃnez masih menjadi ancaman utama meski kini sedang dibekap cedera. Striker Argentina itu tetap tercatat sebagai top skor liga setelah 26 pertandingan berkat kecerdasannya mencari ruang di kotak penalti.
Sementara di lini belakang, organisasi pertahanan menjadi kekuatan utama Inter. Manuel Akanji berperan penting dalam mengatur koordinasi lini belakang, memastikan jarak antar pemain tetap rapat dan disiplin.
Bek sayap juga lebih fokus mengikuti pergerakan lawan ketimbang terlalu agresif menyerang, sementara lini tengah cepat melakukan transisi ketika kehilangan bola.
Mempertahankan stabilitas membutuhkan konsistensi dalam latihan dan manajemen skuad yang cermat. Rotasi pemain akan semakin krusial seiring padatnya jadwal pertandingan.
Chivu memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menjaga performa tetap stabil. Pemain pengganti dinilai mampu memberi energi baru, terutama di sektor sayap dan lini tengah.
Kombinasi konsistensi susunan pemain dengan penyesuaian taktik kecil menjadi kunci agar Inter tetap berada di jalur perebutan gelar hingga akhir musim.(lgn)