News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramadan: Momentum Perbaikan Diri dan Peningkatan Akhlak

Senin, 23 Februari 2026 - 13:00 WIB
  • Reporter :

Jakarta, tvOnenews.com - Ustadz Abdul Somad (UAS) mengingatkan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum tahunan, melainkan kesempatan memperbaiki diri. Persiapan duniawi seperti mudik memang penting, namun ibadah yang menjadi bekal akhirat jauh lebih utama. 

Ramadan disebut sebagai bulan muhasabah, waktu untuk mengintrospeksi diri sebelum kelak amal benar-benar ditimbang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut UAS, Islam tidak mengajarkan meninggalkan dunia sepenuhnya. Prinsip keseimbangan menjadi kunci. Bekerja, mencari nafkah, hingga menikmati kehidupan dunia dibolehkan, selama tetap menunaikan kewajiban seperti salat, zakat, dan menjaga akhlak. Dunia dipandang sebagai jembatan menuju kebahagiaan akhirat.

Selain itu, selama hidup di dunia, manusia akan merasakan naik turunnya iman. Iman disebut bisa bertambah dengan ketaatan dan berkurang karena maksiat. 

Maka, semangat ibadah di bulan Ramadan diharapkan tidak berhenti saat Syawal tiba. Ramadan bukan hanya bulan mengumpulkan pahala, tetapi juga momentum membangun kebiasaan baik yang berkelanjutan.

Fenomena masjid yang ramai saat Ramadan lalu kembali sepi selepasnya turut disorot. Istikamah dinilai sebagai tantangan terbesar. Konsistensi dalam ibadah membutuhkan proses, pembiasaan, serta lingkungan yang mendukung. Berjamaah dan saling mengingatkan disebut sebagai salah satu cara menjaga semangat tersebut.

Dibahas juga mengenai godaan saat berpuasa, termasuk emosi yang lebih mudah terpancing. Penurunan gula darah diakui bisa memengaruhi suasana hati, namun justru di situlah latihan pengendalian diri diuji. 

Orang yang mampu menahan amarah saat berpuasa dinilai telah melewati ujian besar dalam pembentukan karakter.

Bagi mereka yang sakit atau dalam kondisi terbatas, pesan yang disampaikan adalah tetap berhusnuzan kepada Allah. Sakit disebut sebagai penghapus dosa, namun tetap dianjurkan berikhtiar mencari pengobatan. Islam mengajarkan keseimbangan antara tawakal dan usaha.

Selain itu, pentingnya membaca Al-Qur’an juga ditekankan. Bagi yang belum lancar, tidak perlu berkecil hati. Upaya terbata-bata dalam membaca tetap bernilai pahala. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan disebutkan, orang yang kesulitan membaca Al-Qur’an namun terus berusaha akan mendapatkan dua pahala: pahala membaca dan pahala perjuangan.

Ramadan merupakan bulan penuh kejutan pahala. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan, bahkan puasa memiliki balasan khusus yang hanya Allah yang mengetahui besarnya.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Mengapa Sudah Istiqomah Tapi Ujian Hidup Tambah Berat?
14:06

Mengapa Sudah Istiqomah Tapi Ujian Hidup Tambah Berat?

Model Paula Verhoeven membagikan kisah perjalanan hijrahnya saat menghadapi berbagai ujian hidup, termasuk persoalan rumah tangga. 

Jangan Lewatkan

Liverpool Tampil Pincang di Pekan ke-6 Liga Inggris, Isak dan Gakpo Diragukan Tampil saat The Reds Jamu Man City

Liverpool Tampil Pincang di Pekan ke-6 Liga Inggris, Isak dan Gakpo Diragukan Tampil saat The Reds Jamu Man City

Dua penyerang andalan Liverpool yakni Cody Gakpo dan Alexander Isak, diragukan tampil saat The Reds menjamu Manchester City pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027
CPA Days 2026 Angkat Isu Perkembangan AI Bagi Dunia Akuntan Publik

CPA Days 2026 Angkat Isu Perkembangan AI Bagi Dunia Akuntan Publik

Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) berkolaborasi dengan School of Accounting Binus University Alam Sutera, Kota Tangerang.
Vanja Bukilic Sesumbar Tahu Kelemahan Megawati Hangestri

Vanja Bukilic Sesumbar Tahu Kelemahan Megawati Hangestri

Mantan rekan duet Megawati Hangestri Pertiwi di Red Sparks Vanja Bukilic mengaku sudah menyiapkan strategi khusus apabila harus berhadapan dengan pevoli andalan
Update Kasus Dugaan Keracunan Massal di Restoran Korea 88 Seoul: Polrestabes Bandung Buru Fakta di TKP

Update Kasus Dugaan Keracunan Massal di Restoran Korea 88 Seoul: Polrestabes Bandung Buru Fakta di TKP

Polrestabes Bandung tengah mendalami kasus keracunan yang dilaporkan menimpa lebih dari 200 konsumen di restoran Korea 88 Seoul, pusat perbelanjaan 23 Paskal.
Hasil ASEAN Club Championship 2026: Comeback! Persib Bandung Sukses Bawa Pulang 3 Poin dari Markas Port FC

Hasil ASEAN Club Championship 2026: Comeback! Persib Bandung Sukses Bawa Pulang 3 Poin dari Markas Port FC

Hasil ASEAN Club Championship 2026 antara Persib bandung menghadapi Port FC yang berlangsung di Stadion Thammasat, pada hari Kamis (8/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Klub Liga Indonesia Bikin Kejutan di Level Asia, Bos I.League Ferry Paulus Apresiasi Persib dan Borneo FC

Klub Liga Indonesia Bikin Kejutan di Level Asia, Bos I.League Ferry Paulus Apresiasi Persib dan Borneo FC

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus mengapresiasi wakil Liga Indonesia di kancah Asia, Persib Bandung dan Borneo FC yang berhasil buat kejutan di level internasional. 
Ingatkan Para Aktivis Mahasiswa, Hamdan Zoelva: Jabatan Itu Amanah, Jaga Sikap dan Perilaku

Ingatkan Para Aktivis Mahasiswa, Hamdan Zoelva: Jabatan Itu Amanah, Jaga Sikap dan Perilaku

Kepengurusan Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) masa bakti 2026–2029 resmi dikukuhkan pada Kamis (8/10). 
Hati-hati, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Hadapi Masalah Percintaan Besok 9 Oktober 2026

Hati-hati, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Hadapi Masalah Percintaan Besok 9 Oktober 2026

Lima zodiak ini harus berhati-hati karena diprediksi bakal menghadapi permasalahan cinta besok, 9 Oktober 2026. Cek ada suapa saja!
Audi Marissa Batalkan Rujuk, Kuasa Hukum Anthony Xie Akui Masih Bingung

Audi Marissa Batalkan Rujuk, Kuasa Hukum Anthony Xie Akui Masih Bingung

Audi Marissa batal rujuk dengan Anthony Xie dan memilih lanjutkan perceraian. Kuasa hukum Anthony mengaku bingung, tetapi tetap menghargai keputusan Audi.
Kementerian PU Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Gempa Bumi di NTT

Kementerian PU Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak Gempa Bumi di NTT

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan infrastruktur pasca gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memastikan konektivitas layanan sumber daya air, serta sarana dan prasarana dasar masyarakat kembali berfungsi.
ADVERTISEMENT