- Reuters
Atalanta Kalah Lawan 10 Pemain, Jay Idzes Bawa Sassuolo Menang Lewat Gol Kone dan Thorstvedt
Jakarta, tvOnenews.com - Beberapa hari setelah pesta kelolosan dramatis ke babak berikutnya Liga Champions usai menyingkirkan Borussia Dortmund, Atalanta justru hancur lebur di Serie A.
La Dea takluk 1-2 dari US Sassuolo yang bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam, lewat gol Ismael Koné dan Kristian Thorstvedt.
Atalanta sebelumnya mencatat comeback epik setelah tertinggal 0-2 di leg pertama sebelum akhirnya menyingkirkan Dortmund di Liga Champions.
Namun, euforia itu seolah menguap saat kembali ke kompetisi domestik.
Kartu Merah Ubah Jalannya Laga
Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal. Nicola Zalewski nyaris membawa Atalanta unggul lebih dulu, tetapi lobnya melenceng tipis setelah lolos dari jebakan offside. Di sisi lain, Marco Carnesecchi dipaksa melakukan penyelamatan satu tangan untuk menepis sundulan Thorstvedt.
Drama terjadi pada menit ke-16. Andrea Pinamonti diganjar kartu merah langsung setelah tekel meluncurnya mengenai pergelangan kaki Berat Djimsiti. Sassuolo pun harus bermain dengan 10 orang dalam waktu yang sangat lama.
Namun alih-alih tertekan, tuan rumah justru tampil berani.
Sassuolo Menggila Meski 10 Pemain
Sassuolo membuka keunggulan lewat Ismael Koné yang sigap menyambar bola hasil situasi sepak pojok Armand Laurienté dari jarak dekat.
Kiper Arijanet Muric kemudian tampil impresif dengan menepis sundulan Raoul Bellanova. Sassuolo bahkan hampir menggandakan keunggulan ketika sundulan Tarik Muharemovic dari jarak enam yard masih melambung tipis di atas mistar.
Pelatih Atalanta melakukan tiga pergantian cepat, memasukkan Nikola Krstovic dan Davide Zappacosta. Namun peluang-peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.
Justru Sassuolo yang kembali mencetak gol. Thorstvedt melepaskan tembakan keras kaki kiri dari tepi kotak penalti yang meluncur deras ke sudut atas gawang tanpa mampu dihentikan Carnesecchi. Assist kembali lahir dari Laurienté.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Atalanta yang kesulitan membongkar pertahanan lawan meski unggul jumlah pemain.
Muric Jadi Tembok Kokoh
Di sisa laga, Atalanta terus menekan. Muric harus bekerja keras, termasuk menepis sundulan Krstovic serta menggagalkan peluang Lazar Samardzic yang membentur tiang setelah sentuhannya.