news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Shayne Pattynama dan Sandy Walsh.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia Habiskan Anggaran Miliaran Rupiah? Eks Anggota PSSI Akhirnya Terbuka

Mantan anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani menepis isu soal anggaran besar yang harus dikeluarkan saat menaturalisasi pemain Timnas Indonesia.
Minggu, 10 Desember 2023 - 12:11 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Mantan anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani menepis isu soal anggaran besar yang harus dikeluarkan saat menaturalisasi pemain Timnas Indonesia.

Hasani mengatakan, memang ada anggapan dari beberapa pihak menilai bahwa naturalisasi memboroskan anggaran.

Sebagai sosok yang berjasa besar mengurus proses naturalisasi Jordi Amat, Shayne Pattynama, hingga Sandy Walsh, dia mengetahui percis anggaran itu.

"Kebetulan saya yang mengurus naturalisasi ini, jadi saya tahu persis anggaran yang dikeluarkan," ujar Hasani dikutip dari Hasani's Corner.

Dia mengatakan, isu ini sudah santer terdengar sejak 2020 ketika lima pemain Brasil datang ke Indonesia untuk dinaturalisasi.

Bahkan ketika itu disebut-sebut bahwa anggaran untuk menaturalisasi pemain-pemain tersebut membutuhkan dana hingga miliaran rupiah.

Hasani menegaskan, bahwa tidak ada anggaran yang mencapai miliaran rupiah untuk menaturalisasi pemain.

"Jujur, sejak saya mendapat tugas mengurus pemain-pemain naturalisasi di era sekarang, tidak ada anggaran yang kita keluarkan untuk pemain," katanya.


Jordi Amat. Foto: tvOnenews.com - Julio Tri Saputra.

Para pemain ini, lanjut dia, bahkan tidak dibayar untuk bermain di Timnas Indonesia.

Sebab, setiap pemain yang dipanggil Timnas Indonesia bersifat wajib sehingga klub harus melepasnya.

"Itu adalah kewajiban seorang pemain disaat tanda tangan dengan klub kalau dia dipanggil timnas, klub harus melepas," katanya.

Pemain-pemain yang dipanggil tim nasional, kata Hasani, akan mendapat uang dari klubnya masing-masing.

Menurut dia, pemain yang dipanggil timnas justru bisa naik nilai kontraknya atau mendapat bonus dari klubnya.

"Jadi anggapan orang tentang pemborosan dana yang dikeluarkan oleh federasi, itu saya katakan sebagai saksi hidup tidak ada," katanya.

"Memang ada anggaran untuk pengurusan tersebut tetapi itu hanya anggaran administrasi. Lumrah terjadi dalam sebuah transaksi," tambahnya. (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral