- PSSI
Bak Bumi dan Langit, Ragnar Oratmangoen Bandingkan Sepak Bola Timnas Indonesia dengan Eropa
Jakarta, tvOnenews.com - Penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen membeberkan adanya satu kelemahan dari gaya permainan skuad Garuda bila dibandingkan dengan Eropa.
Ragnar Oratmangoen buka suara terkait perbedaan yang harus dihadapinya kala berseragam Timnas Indonesia.
Mantan pemain Fortuna Sittard itu mengaku harus beradaptasi dengan gaya permainan sepak bola di Asia yang dinilai lebih banyak memainkan umpan-umpan panjang.
Bila dibandingkan dengan gaya sepak bola di Eropa terutama di Belanda, Ragnar menyebut jika dirinya terbiasa bermain build-up dari belakang yang dipadukan dengan operan pendek.
"Mereka tak terlalu mementingkan umpan-umpan pendek dari belakang," ujar Ragnar Oratmangoen dikutip dari YouTube Sport77, Selasa (25/6/2024).
"Di Belanda, mereka tak suka memainkan umpan-umpan panjang ini," tambah pemain berusia 26 tahun tersebut.
Ragnar Oratmangoen mengatakan bahwa gaya permainan sepak bola di Timnas Indonesia yang paling adalah kerja keras.
Bahkan, dirinya mengeluhkan terkait skuad Garuda yang kerap kali banyak berlari di lapangan selama pertandingan.
"Semua pemain sangat banyak berlari di sini. Jujur, saya bukanlah pelari yang bagus," jelas Ragnar Oratmangoen.
"Mereka lebih mementingkan kerja keras, banyak lari, mungkin sesekali memainkan bola jauh daripada bola pendek," tambahnya.
Ketika ditanya soal jenis operan yang sangat dia inginkan dalam fase menyerang, dirinya mengatakan bahwa lebih suka umpan yang tepat mengarah ke kaki.
Pemain yang baru saja didepak dari FC Groningen itu bahkan tidak terlalu menyukai jenis umpan yang mengharuskan dirinya harus berlari dan berduel dengan lawan.
"Saya lebih suka bola berada di kaki, saya kurang suka untuk berlaei jauh ke dalam kotak," pungkas Ragnar.
Namun, Ragnar memastikan bahwa perbedaan-perbedaan teknis ini tak membuatnya kesulitan dalam beradaptasi.
Sejak dirinya dinaturalisasi pada 18 Maret 2024 lalu, Ragnar Oratmangoen sudah tampil sebanyak tiga pertandingan.
Tercatat, pemain berjuluk Wak Haji itu sudah menyumbangkan satu gol dan sebuah assist bersama Timnas Indonesia. (igp/hfp)