- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Halo Pildun, Timnas Indonesia Tetap Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026 meski Kalah dari China dan Jepang, jika...
tvOnenews.com - Langkah Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 memasuki babak krusial. Dua laga terakhir di putaran ketiga kualifikasi akan mempertemukan Skuad Garuda dengan kekuatan besar Asia, yakni China dan Jepang.
Dalam situasi penuh tekanan dan harapan, Indonesia harus tampil habis-habisan demi menjaga peluang lolos ke putaran selanjutnya atau bahkan mengukir sejarah lolos langsung ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Dengan performa yang semakin solid dan dukungan penuh dari para suporter, laga ini diprediksi menjadi momen penentu masa depan sepak bola Indonesia.
- REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana & Patrick Kluivert
Pada 20 dan 25 Maret 2025 lalu, skuad asuhan Patrick Kluivert tersebut menjalani laga panas melawan Australia dan Bahrain.
Bertandang ke Sydney, laga yang dijalani Timnas Indonesia tersebut harus berakhir dengan kekecewaan. Pasalnya, Timnas Indonesia dibantai dengan skor 1-5 oleh tim tuan rumah.
Lima hari kemudian, Timnas Indonesia kembali ke kandang mereka, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta untuk melawan Bahrain.
Timnas Indonesia berhasil menang tipis 1-0 atas Bahrain, berkat gol yang dilesatkan oleh Ole Romeny.
Pada bulan Juni 2025 mendatang, Timnas Indonesia masih harus menjalani dua laga terakhir melawan China (home) dan Jepang (away).
Mereka diharapkan bisa menang mendapat kemenangan di sisa dua laga terakhir agar bisa mendapat tambahan 6 poin.
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Melihat persaingan yang ketat di Grup C, Skuad Garuda diharapkan bisa menang melawan China dan menahan imbang Jepang, sehingga menghasilkan 4 poin tambahan.
Namun, jika hal itu tak terjadi, Timnas Indonesia tetap punya peluang lain untuk bisa berlaga di Piala Dunia 2026.
Jay Idzes dkk masih punya kesempatan untuk merumput di Piala Dunia 2026 lewat jalur putaran keempat.
Dalam putaran keempat nanti, enam tim yang menempati urutan ketiga dan keempat di klasemen putaran ketiga akan dibagi menjadi dua grup.
Nantinya setiap grup tersebut akan terdiri dari tiga tim, dimana semua pertandingan akan berlangsung di tempat netral di luar enam negara peserta tadi.