news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Miris, Karier Pemain Diaspora Timnas Indonesia di Asia Meredup Nasib Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Rafael Struick Saat Ini Justru Harus.....
Sumber :
  • Brisbane Roar

Miris, Karier Pemain Diaspora Timnas Indonesia di Asia Meredup? Nasib Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Rafael Struick Saat Ini Justru Harus....

Karier 3 bintang Timnas Indonesia ini jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 ustru meredup di Asia. Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Rafael Struick kabarnya saat ini
Rabu, 7 Mei 2025 - 17:10 WIB
Reporter:
Editor :

Kondisinya makin jelas saat Walsh hanya duduk di bangku cadangan kala Yokohama F. Marinos dikalahkan Al Nassr 1-4 dalam perempat final ACL Elite. 

Ia tak diberi kesempatan berduel melawan Cristiano Ronaldo. Situasi ini menandakan bahwa peran Walsh di klub mulai berkurang, meski tetap menjadi pilihan Kluivert di Timnas.

3. Rafael Struick

Rafael Struick Dipastikan Tak Bela Brisbane Roar
Sumber :
  • AFC

 

Rafael Struick sempat menunjukkan prospek menjanjikan bersama Brisbane Roar usai pindah dari ADO Den Haag. 

Dalam enam pertandingan awal, ia mencatatkan 194 menit bermain dan mencetak satu gol ke gawang Sydney FC. 

Namun, setelah itu nasibnya berubah drastis. Dalam 12 laga terakhir, Struick hanya tampil sekali dan itu pun hanya selama tiga menit.

Sebanyak lima kali ia hanya menjadi penghangat bangku cadangan dan sembilan kali tak masuk dalam line-up. 

Bahkan dalam kemenangan 2-1 atas Western United pada 17 April 2025, nama Struick tidak terlihat dalam daftar pemain. 

Pihak Brisbane Roar maupun pelatih Ruben Zadkovich tak memberikan penjelasan mengenai absennya Struick.

Meski performa mereka di level klub tampak menurun, Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Rafael Struick masih mendapat kepercayaan dari pelatih Patrick Kluivert. 

Ketiganya tetap dipanggil untuk dua laga penting melawan Australia dan Bahrain pada Maret lalu, meskipun tidak semua mendapat menit bermain. Jordi hanya duduk di bangku cadangan, dan Struick tampil satu babak melawan Australia.

Kondisi ini menjadi dilema tersendiri bagi Timnas Indonesia. Di satu sisi, mereka populer dan berpengalaman, namun minim jam terbang di klub. 

PSSI dan Kluivert perlu berhitung cermat apakah tetap mempertahankan mereka dalam skuad inti untuk laga kontra China (5 Juni 2025) dan Jepang (10 Juni 2025), atau memberi kesempatan pada pemain yang sedang on-fire di level klub.

Dengan popularitas mereka yang masih tinggi di kalangan suporter, masa depan ketiga pemain diaspora ini di Timnas akan sangat tergantung pada performa mereka di lapangan, baik di level klub maupun saat mengenakan kostum Garuda. (udn)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral