- Net
Bukan Cuma Jay Idzes, Ternyata Ada 9 Pemain Timnas Indonesia yang Jadi Kapten di Klubnya Masing-Masing Musim Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak sembilan pemain Timnas Indonesia tercatat mengenakan ban kapten bersama klubnya masing-masing di musim ini, dengan Calvin Verdonk jadi yang terbaru.
Seperti yang diketahui, posisi kapten utama Timnas Indonesia dipercayakan kepada Jay Idzes, khususnya di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Jay Idzes sendiri ditunjuk menjadi kapten utama menggantikan Asnawi Mangkualam yang posisinya semakin sulit di skuad Garuda usai jarang mendapatkan menit bermain.
- Antara
Namun, seandainya pemain Venezia itu tak bisa tampil bersama Timnas Indonesia, nampaknya skuad Garuda masih memiliki banyak nama yang bisa dijadikan sebagai kapten.
Pasalnya, sebanyak sembilan pemain Timnas Indonesia menjabat sebagai kapten saat membela klubnya masing-masing, berikut daftarnya.
9 Pemain Timnas Indonesia yang Jadi Kapten di Klubnya Masing-Masing
1. Calvin Verdonk
- NEC Nijmegen
Pemain Timnas Indonesia terbaru yang dipercaya untuk mengenekan ban kapten adalah Calvin Verdonk bersama NEC Nterjadi di kasta tertinggi Liga Belanda atau Eredivisie.
Calvin Verdonk mendapatkan kesempatan berharga dengan menjabat sebagai kapten saat NEC Nijmegen meraih kemenangan 3-0 atas tuan rumah Ajax Amsterdam di Johan Cruijff Stadium pada Minggu (11/5/2025).
2. Maarten Paes
- Instagram/FC Dallas
Maarten Paes beberapa kali sempat dipercaya mengenakan ban kapten di Liga Amerika Serikat atau MLS meskipun tak menjabat sebagai kapten utama FC Dallas.
Kiper Timnas Indonesia itu tercatat dipercaya menjadi kapten, salah satunya saat momen spesialnya, yakni dalam pertandingan ke-100-nya bersama FC Dallas menghadapi Minnesota United.
3. Jay Idzes
- Instagram - Jay Idzes
Jay Idzes yang menjabat sebagai kapten utama di Timnas Indonesia nampaknya mulai dilirik klubnya, Venezia untuk mengenakan ban kapten di Serie A atau Liga Italia.
Bek berusia 24 tahun itu mulai dipercaya sebagai kapten Venezia sejak 2 Februari 2025, tepatnya saat sang kapten utama Pohjanpalo yang memilih hengkang ke Palermo di paruh musim.