- Kolase tvOnenews.com / AFC
Jadi Kandidat Pelatih Baru China, Segini Perbandingan Gaji Shin Tae-yong dan Roberto Mancini, Tak Disangka Eks Pelatih Timnas Indonesia Itu...
tvOnenews.com - Setelah Shin Tae-yong, desas-desus nama calon pelatih baru China masih menjadi perbincangan hangat publik, kali ini muncul nama Roberto Mancini.
Sebagaimana diketahui, Timnas China harus menerima kenyataan buruk atas kegagalan meraih tiket ke Piala Dunia 2026 usai terhenti di babak penyisihan grup putaran ketiga Kualifikasi.
Hal yang membuat China juga gagal merebut poin adalah saat mendapat kekalahan dari Timnas Indonesia dengan skor 0-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Hasilnya, tim Naga hanya mampu finis ke peringkat kelima, sebagai juru kunci grup C bersama Bahrain.
Mereka gagal bersaing dengan Jepang, Australia, Arab Saudi dan Timnas Indonesia, yang berhak lolos ke putaran selanjutnya.
Jepang dan Australia sudah dipastikan lolos dan tampil di Piala Dunia 2026. Publik dan fans ramai mengecam dan meminta agar Branko Ivankovic dipecat.
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Tak butuh waktu lama, Asosiasi Sepakbola China (CFA) memutuskan untuk memecat Branko Ivankovic dari kursi pelatih Timnas China.
Nama Shin Tae-yong pun muncul dan jadi pembicaraan hangat di Negeri Tirai Bambu.
Media ternama Tiongkok, Sport Sina, mengungkap bahwa mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kini menjadi salah satu kandidat kuat menggantikan posisi pelatih kepala Timnas China, Branko Ivankovic.
"Pendanaan dan kandidat pelatih timnas Tiongkok yang baru telah terungkap! Pelatih Korea berusia 55 tahun yang terkenal itu masuk dalam daftar pendek dan pernah dikalahkan oleh Ivan (Branko Ivankovic), tulis media China, Sport Sina soal Shin Tae-yong.
Di samping itu, Shin Tae-yong sampai saat ini belum menjadi klub mana pun, sehingga CFA punya kesempatan untuk rekrut STY.
Pasca dipecat oleh PSSI pada awal Januari 2025, saat ini Shin Tae-yong menjabat sebagai Wakil Presiden PSSI-nya Korea.
Selain nama Shin Tae-yong, ada nama kandidat lain sebagai pelatih China adalah Roberto Mancini.
Sohu melaporkan bahwa eks pelatih Manchester City dan Arab Saudi itu rela menerima pemangkasan gaji secara drastis.
“Seleksi pelatih timnas China dimulai: Mancini siap ambil alih dengan gaji dipotong 50 kali lipat, Zheng Zhi siap beri jalan,” tulis Sohu dalam laporannya, Selasa siang WIB, 17 Juni 2025 dilansir dari VIVA.
Dua kandidat pelatih baru China, segini perbandingan gaji Shin Tae-yong dan Roberto Mancini
Tersingkirnya Arab Saudi di Piala Asia 2023 sangat menarik perhatian, lantaran meski dilatih pelatih kelas Eropa Roberto Mancini tapi nyatanya tim tersebut hanya mampu melaju sama seperti pencapaian Shin Tae-yong.
Roberto Mancini memiliki prestasi yakni saat membawa Italia meraih gelar juara di Euro 2020 meski akhirnya gagal lolos ke Piala Dunia 2022.
Setelah gagal lolos ke Piala Dunia, Mancini pun kembali menjadi hujatan Italia karena menandatangani kontrak dengan timnas Arab Saudi sampai 2027 mendatang.
Tak tanggung-tanggung, uang yang diterima Mancini sebagai pelatih Arab Saudi mencapai 30 juta euro atau Rp 510 miliar per tahunnya.
Hasil buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Roberto Mancini akhirnya dipecat dari kursi pelatih Timnas Arab Saudi.
Berapa gaji Shin Tae-yong?
- AFC
Besaran gaji Timnas Indonesia Shin Tae-yong diungkap ke publik oleh eks Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam kanal Youtube Deddy Corbuzier pada 2022 lalu.
“(Gaji Shin Tae-yong) Dua miliar per bulan. Itu di luar kendaraan, apartemen, dan sebagainya,” kata Iriawan kepada Deddy Corbuzier.
“Tapi itu kan tim, ada enam pelatih lainnya. Mungkin dia dapat 1,1 lah,” imbuh pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga berhasil membawa Timnas Indonesia lolos Piala Asia 2023 setelah 16 tahun penantian.
Selain itu Shin Tae-yong juga sukses memastikan Indonesia lolos ke Piala Asia U-20 2023, runner up AFF 2020, serta menggondol perunggu SEA Games 2021.
Pelatih yang pernah mengalahkan Jerman saat masih melatih Korea Selatan di ajang Piala Dunia 2018 itu membawah timnas Indonesia lolos ke Piala Asia dengan tiga kelompok berbeda. (ind)