- PSSI
Tak Mau Pendam Lagi, Rivaldo Pakpahan Jujur Pernah Debut Mengerikan di Era Shin Tae-yong: Saat itu Sepertinya Mimpi Buruk untuk Semua Pemain....
“Kita harus terus memperbaiki diri. Di tim ini bukan soal siapa yang terkenal, tapi siapa yang paling siap,” katanya.
Lebih lanjut, kabar terbaru datang dari kubu Timnas Indonesia U-23. Rivaldo kembali harus absen membela Garuda Muda akibat cedera yang belum pulih sepenuhnya.
Sebelumnya, ia masuk dalam proyeksi pemain untuk agenda penting U-23, namun dipastikan batal tampil.
Ini tentu jadi pukulan berat bagi pemain berusia 23 tahun tersebut, yang seharusnya bisa memperkuat lini pertahanan Timnas U-23 dan membuktikan kapasitasnya di level internasional.
Sebagai tambahan, debut Rivaldo ini menandai satu dari sekian contoh betapa kerasnya persaingan di era Shin Tae-yong.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut secara konsisten menyaring pemain-pemain terbaik bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari segi profesionalisme dan kedisiplinan.
Rivaldo yang sempat mengalami masa adaptasi sulit mengaku bahwa dirinya masih harus banyak belajar agar mampu menjawab tantangan taktik STY yang kompleks.
Meski hanya berlangsung singkat, debut ini menjadi pembelajaran besar bagi Rivaldo.
Ia kini menyadari bahwa membela tim nasional bukan sekadar mengenakan seragam merah-putih, melainkan juga kesiapan fisik, mental, dan kemampuan taktis tinggi.
Ke depan, pemain bertinggi 179 cm ini berharap bisa bangkit dari cedera dan kembali bersaing di level tertinggi.
Dengan usianya yang masih muda, Rivaldo masih memiliki peluang untuk memperbaiki kariernya di Timnas Indonesia.
Apalagi jika mampu menjaga performa bersama Borneo FC di Liga 1 dan membuktikan komitmennya terhadap standar tinggi ala STY. Kita tunggu kiprah berikutnya, semoga bukan lagi mimpi buruk. (udn)