- Istimewa /PSSI
Kutukan Abadi? Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Pernah Bisa Menang Karena…
Jakarta, tvOnenews.com - Menjelang laga final Piala AFF U23 2025, tensi panas mulai terasa—bukan hanya di lapangan, tetapi juga di ranah media. Salah satu media asal Vietnam, Soha.vn, menulis laporan kontroversial yang menyebut Timnas Indonesia sebaiknya pasrah saja menghadapi Vietnam di laga puncak.
Media tersebut menilai bahwa Timnas U23 Indonesia selalu menjadi "korban langganan" dalam setiap pertemuan dengan Vietnam, terutama dalam satu dekade terakhir.
“U23 Vietnam telah menjadikan Timnas U23 Indonesia sebagai 'korban' berkali-kali dan skenario di pertandingan final mendatang mungkin akan terulang kembali,” tulis Soha, dikutip dari tvOneNews.
Statistik: 6 Kali Kalah dari 7 Pertemuan
Dalam ulasannya, media tersebut memaparkan bahwa sejak Juni 2015, kedua tim telah bertemu tujuh kali di berbagai ajang, dengan hasil 6 kekalahan dan hanya 1 imbang untuk Indonesia. Banyak dari kekalahan itu terjadi di laga penting, termasuk laga final dan babak penentuan.
“Jelang laga final, ada satu faktor yang paling mengkhawatirkan bagi Timnas U23 Indonesia, yakni selalu menjadi ‘korban’ Timnas U23 Vietnam dalam 7 kali pertemuan terakhir,” tulis media itu.
Jejak Kekalahan yang Terus Diungkit
Media Vietnam bahkan kembali mengungkit kekalahan 5-0 di SEA Games 2015, kekalahan 1-0 di Kualifikasi Piala Asia U23 2019, dan kekalahan dramatis melalui adu penalti 6-5 di final AFF U23 2023.
“Dalam pertandingan perebutan medali perunggu SEA Games 2015, Indonesia dihajar 5-0. Di 2019, kalah di menit ke-90. Lalu 2023, gagal juara setelah adu penalti,” tulis Soha dalam narasinya yang menyiratkan dominasi mutlak Vietnam atas Indonesia di kelompok usia ini.
Sindiran Halus: Kutukan Kekalahan
Lebih jauh, media Vietnam menyebut bahwa ada semacam "kutukan kekalahan" yang selalu menaungi skuad Garuda Muda ketika bertemu Vietnam. Meski menyebutkan bahwa kualitas kedua tim kini seimbang, mereka menyiratkan bahwa sejarah akan kembali berulang.
“Yang paling mengkhawatirkan mereka saat ini adalah 'kutukan kekalahan' setiap kali harus menghadapi U23 Vietnam,” tulis Soha.
Pelatih Gerald Vanenburg dan Asa Garuda Muda
Meskipun disindir dan dihadapkan pada catatan buruk pertemuan, peluang Timnas U23 Indonesia tetap terbuka lebar. Apalagi, kali ini laga final berlangsung di kandang sendiri, dengan dukungan penuh publik sepak bola Tanah Air.
Skuad asuhan Gerald Vanenburg dinilai memiliki kualitas yang cukup untuk mematahkan dominasi Vietnam dan menciptakan sejarah baru. Beberapa pemain andalan pun tengah berada dalam performa terbaik mereka menjelang laga final.
Waktunya Balas Dendam dan Bungkam Sindiran
Pertemuan Indonesia dan Vietnam di final AFF U23 2025 tak sekadar soal trofi, tetapi juga soal harga diri dan pembuktian. Sindiran media Vietnam justru menjadi bahan bakar semangat untuk membalikkan rekor pertemuan dan menegaskan bahwa Garuda Muda bukan lagi “korban”.
Laga Final Piala AFF U23 2025 akan digelar dalam waktu dekat. Timnas Indonesia punya kesempatan besar untuk mencetak sejarah baru. Bukan pasrah—tapi melawan! (nsp/far)