- PSSI
Di Hadapan Legenda Persib, Patrick Kluivert Beberkan Tips bagi Pemain Timnas Indonesia yang Ingin Abroad: Jangan Ragu Cukup ..
tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memberikan saran tegas kepada para pemain muda Indonesia yang ingin meniti karier di luar negeri.
Sebagaimana diketahui, kini semakin banyak pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri. Beberapa nama keturunan bahkan berhasil menembus liga-liga top Eropa, seperti Jay Idzes yang bermain untuk Sassuolo di Italia, Kevin Diks di Borussia Mönchengladbach (Bundesliga Jerman), Justin Hubner bersama Fortuna Sittard (EredivisieBelanda), dan Calvin Verdonk di Lille, Ligue 1 Prancis.
Sementara itu, pemain lokal juga menunjukkan tekad yang sama. Pratama Arhan kini membela klub asal Thailand, Bangkok United, sementara Marselino Ferdinan terus mengembangkan potensinya bersama Oxford United di Inggris.
Dalam sebuah kesempatan, pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mendapat pertanyaan menarik dari mantan anak asuhnya, Sergio van Dijk — eks striker naturalisasi yang juga dikenal sebagai salah satu legenda Persib Bandung.
Momen ini terjadi dalam sebuah wawancara di kanal The Haye Way, di mana keduanya terlibat dalam perbincangan hangat seputar perkembangan sepak bola Indonesia dan peluang pemainnya meniti karier ke luar negeri.
Sebagai informasi, Kluivert dan Sergio pernah bekerja sama di Australia, tepatnya di klub Brisbane Roar, saat Kluivert menjabat sebagai asisten pelatih pada 2010. Hubungan keduanya tampak masih terjaga baik hingga saat ini.
Dalam wawancara tersebut, Sergio melontarkan sebuah pertanyaan yang cukup menarik perhatian:
"Menurut Anda, apakah keputusan yang baik bagi pemain Indonesia untuk main di Australia dulu sebelum berpindah ke Eropa?" tanya Sergio.
Ia menambahkan bahwa dirinya penasaran dengan pandangan Kluivert, mengingat sang pelatih kini sudah cukup mengenal karakter pemain Indonesia dan kualitas kompetisi domestik.
Patrick Kluivert pun memberikan jawaban yang jujur dan langsung.
“Itu tergantung pada setiap individu dan juga kesempatan yang datang. Tapi menurut saya, jika ada peluang langsung ke Eropa, maka pergilah langsung ke Eropa,” ujar Kluivert.
Namun demikian, ia tidak menutup kemungkinan bahwa Australia juga bisa menjadi batu loncatan yang baik dalam perjalanan karier seorang pemain.
“Jika kadang-kadang Anda perlu berpindah dulu ke Australia, baru ke Eropa, itu juga tidak apa-apa. Tapi kalau bisa langsung ke Eropa, itu lebih baik,” jelas mantan striker Barcelona dan Timnas Belanda itu.
Pernyataan ini menjadi bahan pertimbangan penting di tengah tren pemain-pemain muda Indonesia yang kini banyak mengadu nasib ke luar negeri.
- Instagram @jayidzes
Beberapa memilih Liga Korea, Jepang, hingga Eropa, namun belum banyak yang mencoba Liga Australia sebagai batu loncatan.
Sekilas Tentang Sergio van Dijk
Sergio van Dijk adalah salah satu striker naturalisasi yang sempat digadang-gadang menjadi suksesor Cristian Gonzales. Ia lahir di Belanda pada 8 Agustus 1982, dan memiliki darah Indonesia dari ibunya yang berasal dari Ambon, Maluku.
Van Dijk melakukan debut bersama Timnas Indonesia pada 23 Maret 2013 di bawah asuhan pelatih Rahmad Darmawan. Meski kariernya di Timnas tidak panjang, ia tetap dikenal sebagai pemain yang loyal dan masih aktif mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia hingga kini.
Diskusi antara Sergio van Dijk dan Patrick Kluivert menjadi bukti bahwa perhatian terhadap masa depan sepak bola Indonesia datang dari banyak pihak, termasuk mereka yang pernah menjadi bagian sejarah tim Garuda. (ind)