- Kolase tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Marc Klok dan Beckham Putra Amburadul di Timnas Indonesia, Orang Berpengaruh di Persija Curiga dengan Patrick Kluivert...
Jakarta, tvOnenews.com - Orang berpengaruh di Persija Jakarta ikut berpendapat soal pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert memilih Marc Klok hingga Beckham Putra.
Dalam laga Timnas Indonesia di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert mengandalkan Marc Klok dan Beckham Putra saat lawan Arab Saudi.
Timnas Indonesia kalah dari Arab Saudi skor 2-3, fans Garuda menuduh Marc Klok dan Beckham Putra sebagai penyebabnya.
Publik menganggap posisi Marc Klok merupakan kartu mati Indonesia, kehilangan konsentrasinya dimanfaatkan oleh Arab Saudi.
- Kolase tvOnenews.com
Untuk Beckham Putra, performa kurang optimal tuai kritikan tajam, kehadirannya dinilai bagian kesalahan rotasi taktik dari Kluivert.
Rotasi yang mengandalkan Klok hingga Beckham mengecewakan publik, terutama Presiden Persija, Mohamad Prapanca ikut menganalisa gaya taktik Patrick Kluivert.
"Menurut saya, di setiap laga Super League kita, itu biasanya pelatih timnas datang, melihat, menganalisa, beserta timnya," kata Prapanca di program One On One tvOne dikutip, Rabu (15/10/2025).
Patrick Kluivert dan jajaran pelatih lainnya memantau seluruh pertandingan, baik dari Liga 1 2024/2025 hingga Super League 2025/2026.
Prapanca menduga berdasarkan hasil analisa tersebut, Klok dan Beckham dihadirkan karena sesuai dengan kebutuhan tim.
- tvOneNews
Menurut penuturannya, pola permainan dua pemain Persib itu dinilai sangat cocok dengan gaya taktik hingga formasi dari Kluivert.
"Mungkin diperlukan si Beckham maupun Marc Klok, itu mungkin ya, karena itu hal yang wajar, dari zaman Coach Shin Tae-yong juga seperti itu," jelasnya.
Lebih lanjut, Prapanca awalnya menilai Kluivert telah tepat menghadirkan Beckham dan Klok untuk mengisi lini tengah Indonesia.
Kehadirannya dapat mengacak-acak lini belakang tim lawan dari lini tengah karena sudah dibuktikan saat FIFA Matchday September 2025.
Nyatanya, pilihan Patrick Kluivert mengandalkan keduanya di lini tengah gagal total, sehingga Indonesia dipecundangi The Green Falcons.
"Awal-awal efektif, tapi begitu ada pressure lebih berat segala macam, itu mulai sedikit rapuh," ucapnya.