- tvOnenews.com - Julio Tri Saputra
Thom Haye Langsung Pergi ke Sini usai Resmi Dilarang Bermain 4 Laga di Timnas Indonesia dan Denda Rp103 Juta
Jakarta, tvOnenews.com – Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, langsung pulang kampung usai resmi dilarang bermain dalam empat laga di Timnas Indonesia dan denda Rp103 juta. Pemain berusia 30 tahun itu mengunjungi tempat kelahirannya.
Seperti diketahui, FIFA telah menjatuhkan sanksi disiplin kepada Thom Haye. Pemain berusia 30 tahun itu dianggap melakukan tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan dalam laga Timnas Indonesia kontra Irak.
- Kolase tvOnenews.com
Pada laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar di Arab Saudi, 12 Oktober 2025 dini hari WIB itu, Thom Haye melakukan protes keras terhadap perangkat pertandingan alias wasit. Aksi itu dinilai FIFA tidak sportif.
FIFA menganggap Thom Haye telah melanggar Pasal 14.1.J Kode Etik dan Disiplin FIFA. Akibatnya, pemain naturalisasi keturunan Belanda-Indonesia itu dilarang bermain untuk Timnas Indonesia dalam empat laga internasional dan denda ratusan juta rupiah.
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
“Pelanggaran disiplin oleh pemain dan ofisial berupa tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan,” tulis FIFA dalam keterangan resminya.
Dalam pernyataan resmi FIFA, Thom Haye dikenai denda sebesar 5.000 franc Swiss atau sekitar Rp103 juta. Selain pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, itu, pemain Timnas Indonesia lainnya, Shayne Pattynama, juga mendapat hukuman serupa.
Bek kiri Buriram United yang berkarier di kasta tertinggi Liga Thailand itu juga mendapat hukuman serupa dengan Thom Haye. Shayne Pattynama juga harus membayar denda sebesar Rp103 juta dan dilarang tampil dalam empat laga untuk skuad Garuda.
- ANTARA
Dengan demikian, Thom Haye dan Shayne Pattynama akan absen di FIFA Matchday Maret dan Juni 2026. Padahal, Thom Haye sendiri sedang on fire sejak bergabung dengan klub Liga Indonesia, Persib Bandung, pada musim panas 2025 lalu.
Terbaru, Thom Haye bermain tampil gemilang dalam kemenangan dramatis Persib Bandung atas Selangor FC di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Laga itu berlangsung di Stadion MBPJ, Malaysia, Kamis (6/11/2025) malam WIB.
Thom Haye menjadi salah satu pemain yang paling menonjol di lapangan. Ia berperan sebagai pengatur tempo permainan, menjaga ritme, mengontrol jalannya laga dari lini tengah hingga mengirim umpan-umpan akurat untuk rekan setimnya di Persib Bandung.
Menurut laman FotMob, pemain berjuluk Profesor Timnas Indonesia itu mendapat rating 8,0. Dia sukses menciptakan enam peluang, mengirimkan 43 umpan akurat dari 50 percobaan, serta melepaskan tiga tembakan berbahaya.
Meski tak mencetak gol dan assist, Thom Haye berkontribusi membawa Maung Bandung menang remontada atas Selangor FC dengan skor 3-2. Atas hasil ini, Persib pun tetap berada di puncak klasemen sementara Grup G dengan koleksi 10 poin.
Wakil Indonesia itu cukup meraih hasil imbang kontra Lion City Sailors pada 26 November 2025 mendatang untuk memastikan posisi dua besar dan lolos ke babak berikutnya. Namun sebelum melakoni laga itu, para pemain termasuk Thom Haye beristirahat sejenak.
Sebab, kompetisi Super League 2025-2026 diliburkan lantaran FIFA Matchday November. Timnas Indonesia senior sendiri tidak memiliki agenda untuk FIFA Matchday bulan ini usai PSSI memutuskan untuk menurunkan Timnas Indonesia U-23.
Thom Haye pun memutuskan untuk pulang kampung ke tempat kelahirannya, yakni Amsterdam, Belanda. Kepastian itu dibuktikan sang pemain melalui unggahan Instagram storiesnya pada Minggu (9/11/2025), dengan menyertakan kata 'Amsterdam'.
Sebelumnya, Thom Haye mencurahkan suara hatinya di media sosial usai membawa Persib Bandung bersinar di kompetisi Asia. Ia menyatakan senang bisa membantu timnya meraih kemenangan dramatis.
"Cara sempurna untuk memulai beberapa hari libur! Bangga dengan tim dan kemenangan lainnya pada malam spesial di Kuala Lumpur," tulis Thom Haye dikutip dai akun Instagram-nya, Sabtu (8/11/2025).
"Bulan-bulan terakhir ini telah menjadi beberapa bulan yang paling intens. Tidak ada waktu untuk beristirahat atau bahkan memproses semuanya. Waktunya mengambil napas dan menikmati hari-hari ini," imbuhnya.
Lebih lanjut, Thom Haye juga bersyukur karena dikelilingi oleh orang-orang yang selalu mendukungnya selam berada di Persib Bandung. Hal ini, kata dia, sangat berarti selama menjalani masa-masa penuh tekanan.
"Bersyukur atas pelajaran, orang-orang di sekitar saya dan semua orang yang mendukung saya setiap hari," tutup Thom Haye.
(yus)