news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Indonesia U-22 kalah dari Filipina di SEA Games 2025.
Sumber :
  • kitagaruda.id

Timnas Indonesia U-22 Kalah Lewat Lemparan Jauh khas Pratama Arhan, Media Vietnam: Ironis

Timnas Indonesia U-22 kalah 0-1 dari Filipina lewat skema lemparan jauh. Media Vietnam, Soha, menyebut hasil ini sebagai ironi bagi Garuda Muda.
Selasa, 9 Desember 2025 - 13:37 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-22 harus menelan pil pahit di laga pembuka Grup C SEA Games 2025 usai takluk dari Filipina dengan skor tipis 0-1.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Senin (8/12/2025) malam WIB itu menjadi awal yang kurang ideal bagi skuad Garuda Muda dalam perburuan tiket ke semifinal.

Gol semata wayang Filipina tercipta menjelang akhir babak pertama.

Situasi bermula dari lemparan ke dalam jarak jauh yang gagal diantisipasi lini pertahanan Indonesia. 

Bola liar di kotak penalti kemudian disambut sundulan Banatao Otu Abang yang sukses menggetarkan gawang Indonesia.

Yang membuat hasil ini terasa lebih menyakitkan, skema gol Filipina justru datang dari senjata yang selama ini identik dengan Timnas Indonesia, lemparan jauh ala Pratama Arhan.

Taktik itu beberapa kali menjadi pembeda bagi Garuda dalam berbagai ajang internasional, namun kali ini justru menjadi bumerang.

Hal ini bahkan menjadi perhatian banyak pihak.

Media Vietnam, Soha, ikut menyoroti hasil tersebut dengan nada menyindir.

"U22 Indonesia, peraih medali emas SEA Games ke-32, secara tak terduga kalah 0-1 dari U22 Filipina," tulis Soha dalam laporannya.

"Ironisnya, Indonesia kalah dari lemparan jauh khas mereka yang sukses mereka lakukan di SEA Games ke-32 dan kualifikasi Piala Dunia 2026," lanjut mereka.

Dalam pertandingan tersebut, Indonesia menurunkan banyak pemain andalan, termasuk pemain keturunan seperti Rafael Struick, Jens Raven, Mauro Zijlstra, dan Dion Markx.

Namun, solidnya pertahanan Filipina membuat permainan Indonesia tumpul, terutama saat memasuki sepertiga akhir lapangan.

Memasuki babak kedua, pelatih Indonesia mencoba mengubah dinamika permainan dengan memasukkan Robi Darwis, Rahmat Arjuna, dan Toni Firmansyah. 

Intensitas serangan memang meningkat, tetapi penyelesaian akhir masih menjadi masalah besar yang belum terpecahkan.

Kekalahan ini membuat Indonesia berada di posisi kedua klasemen sementara Grup C dengan nol poin, unggul selisih gol dari Myanmar.

Sementara itu, Filipina memastikan langkah ke fase berikutnya setelah meraih dua kemenangan.

Peluang Indonesia untuk lolos ke semifinal masih terbuka, namun bergantung pada kemenangan besar saat menghadapi Myanmar pada Jumat, 12 Desember 2025.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral