- Instagram @shintaeyong7777
Tamparan Shin Tae-yong Dipermasalahkan di Korea Selatan, Pemain Timnas Indonesia Malah Tertawa usai Dipukul Pakai Galon
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kembali menjadi pembicaraan di Korea Selatan. Kali ini, akibat dari sebuah video yang memperlihatkan dirinya menampar seorang pemain Ulsan HD.
Kontroversi mencuat pada Senin (15/12/2025) lalu ketika media Korea Selatan, JoongAng Ilbo, merilis video STY menampar Jung Seung-hyun. Itu adalah video lama, berdasarkan keterangan orang dalam klub kepada media Korsel, News1.
Tamparan Shin tidaklah keras dan tidak terlihat bermaksud jahat. Itu lebih kepada momen bercanda antara pelatih dan pemain.
Namun, kontroversi mencuat karena Shin sebelumnya dilaporkan memiliki masalah dengan para pemain Ulsan. Dia hanya menukangi klub tersebut selama dua bulan, sebelum dipecat pada Oktober lalu.
Shin Tae-yong sebenarnya sudah menyampaikan permintaan maafnya. Dia juga menjelaskan bahwa itu hanyalah caranya mengutarakan kedekatan.
“Dia adalah pemain yang disayang, mungkin saya mengutarakan kedekatan secara keterlaluan. Jadi, saya meminta maaf jika itu menyinggung saya,” kata Shin Tae-yong, dilansir dari media Korea Selatan, News1.
Namun, News1 mengatakan bahwa Shin harus meminta maaf secara tulus. Menurut mereka, itu bukanlah tentang keras atau tidaknya, melainkan kepada posisi keduanya di klub, yaitu pemain dan pelatih.
“Yang terpenting bukanlah keras atau tidaknya tamparan itu. Itu adalah sesuatu yang terjadi antara pelatih dan pemain. Itu terjadi di antara dua orang dalam sebuah ‘relasi kuasa’ yang menggunakan pengaruh,” tulis News1.
Aksi semacam itu sudah sering dilihat oleh para suporter Timnas Indonesia. Merespons video yang viral tersebut, para netizen di media sosial X mengungkap berbagai momen ketika Shin “menyiksa” para pemainnya melalui tangannya.
Jeam Kelly Sroyer pernah ditampar di tengah laga Timnas Indonesia U-23 lawan Australia pada Piala Asia U-23 2024 di bulan April 2024 lalu. Jauh sebelum itu, Shin bahkan “menghajar” para pemain dengan botol galon dalam sesi latihan.
Namun, para pemain skuad Garuda justru meresponsnya dengan tertawa, melihatnya sebagai tindakan bercanda. Ini menjadi respons yang kontras di antara kedua negara.
(rda)