- instagram Jay Idzes
Media Vietnam Heboh Jay Idzes Masuk Radar AC Milan, Kapten Timnas Indonesia itu Disebut Sebagai Penemuan Terbaik
tvOnenews.com - Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian media internasional.
Kapten Timnas Indonesia sekaligus bek andalan Sassuolo itu kini menjadi bahan perbincangan media Vietnam, menyusul kabar ketertarikan raksasa Serie A, AC Milan.
Sorotan tersebut bermula dari laporan media Italia yang menyebut Rossoneri tengah memantau perkembangan Jay Idzes.
Bek berusia 25 tahun itu dinilai memiliki gaya bermain yang sejalan dengan visi taktik pelatih Massimiliano Allegri, khususnya dalam sistem pertahanan tiga bek.
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Menurut Sky Sports Italia, AC Milan sangat menghargai perkembangan pesat Jay Idzes dan melihatnya sebagai sosok bek tengah modern yang ideal.
Meski belum ada negosiasi resmi antara Milan dan Sassuolo, klub asal San Siro itu disebut berkomitmen untuk terus memantau Idzes, terutama setelah performa impresifnya sepanjang musim 2025/26.
Perhatian Milan tersebut turut disorot media Vietnam, The Thao 247.
"AC Milan dilaporkan sedang memantau bek tengah asal Indonesia, Jay Idzes, karena gaya bermain dan perkembangannya sesuai dengan visi taktis manajer Allegri," tulis media The Thao 247.
Jay Idzes sendiri baru bergabung dengan Sassuolo pada musim panas 2025 setelah didatangkan dari Venezia. Namun dalam waktu singkat, ia langsung menjadi bagian tak tergantikan di lini belakang.
Idzes tercatat tampil sebagai starter dalam 12 dari 13 pertandingan Serie A musim ini, dengan total 1.080 menit bermain, serta membantu Sassuolo bertahan di papan tengah klasemen dengan koleksi 17 poin.
AC Milan disebut sangat mengapresiasi fleksibilitas Idzes, yang mampu bermain di berbagai posisi dalam formasi tiga bek.
Karakter permainannya yang bertenaga, kesadaran situasional yang tinggi, serta kemampuan membangun serangan dari lini belakang membuatnya dianggap sebagai salah satu temuan paling menarik musim ini.
“AC Milan tertarik pada bek Jay Idzes. Ia diunggulkan karena usianya, potensinya, dan keserbagunaannya dalam formasi tiga bek,” tulis Sky Sports.
Salah satu faktor penting yang membuat Milan terkesan adalah kemampuan Idzes bermain solid di ketiga posisi bek tengah dalam sistem tiga bek.
Selain itu, kedisiplinannya juga menjadi sorotan, mengingat Idzes belum menerima satu pun kartu kuning sejak awal musim.
Poin tersebut kembali digarisbawahi media Vietnam.
"Gaya bermain Idzes yang bertenaga, kesadaran situasional yang luar biasa, dan terutama kemampuannya membangun permainan dari lini belakang menjadikannya salah satu penemuan paling menarik musim ini."
Nilai pasar Jay Idzes pun mengalami peningkatan signifikan.
Transfermarkt saat ini menaksir harga sang bek di angka €7,5 juta atau sekitar Rp147 miliar.
Sementara itu, Sassuolo dilaporkan siap melepas Idzes dengan banderol sekitar €10 juta atau setara Rp197 miliar jika AC Milan mengajukan tawaran resmi.
Jay Idzes merupakan salah satu pemain naturalisasi paling penting bagi Timnas Indonesia sejak 2024.
Lahir di Belanda dan sempat membela tim junior Oranje, Idzes memilih menjadi warga negara Indonesia, tanah asal kakek-nenek dari pihak ibunya.
Sejak debut bersama Tim Garuda, ia langsung dipercaya memimpin lini pertahanan berkat pengalaman panjangnya bermain di Eropa.
Kehadiran Idzes juga memperkuat tren pemain Indonesia yang tampil di lima liga top Eropa, sejajar dengan nama-nama seperti Kevin Diks dan Emil Audero.
Di sisi lain, AC Milan memang tengah mencari tambahan kekuatan di sektor bek tengah.
Meski sudah memiliki Tomori, Pavlovic, Gabbia, serta De Winter, Rossoneri masih membutuhkan pemain serbaguna untuk rotasi dan persaingan internal di paruh kedua musim.
Bahkan sebelum rumor Idzes mencuat, sempat beredar kabar bahwa Sergio Ramos menawarkan diri untuk bergabung ke San Siro.
Jika AC Milan benar-benar masuk dalam perburuan, Jay Idzes berpeluang mendapatkan tantangan terbesar dalam kariernya.
Kepindahan tersebut bisa menjadi titik balik, mengantarkannya dari pendatang baru Serie A bersama Sassuolo menjadi bagian penting dari proyek kebangkitan salah satu klub paling legendaris di Eropa. (tsy)