- PSSI
Di Depan Media Kanada, John Herdman Blak-blakan Soal Jabatan Barunya, Pelatih Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Pergantian nahkoda kembali terjadi di tubuh Tim Nasional Indonesia. PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia, menggantikan Patrick Kluivert yang sebelumnya menukangi skuad Garuda.
Keputusan ini diambil tak lama setelah perjalanan Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 berakhir tanpa hasil maksimal, memicu evaluasi besar-besaran di level kepelatihan.
Gagal melangkah lebih jauh di kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi titik refleksi penting bagi PSSI. Harapan besar publik terhadap era Patrick Kluivert belum sepenuhnya terwujud, meski timnas sempat menunjukkan progres di beberapa laga.
Tekanan untuk menghadirkan pelatih dengan rekam jejak konkret di level internasional pun semakin menguat.
Dalam konteks inilah nama John Herdman mencuat. Sosok pelatih berpengalaman yang pernah mengukir sejarah bersama Kanada ini dinilai tepat untuk membawa perubahan struktural dan mental di timnas Indonesia.
PSSI menilai, kegagalan sebelumnya harus dijawab dengan pendekatan baru, bukan sekadar janji jangka pendek.
Rekam Jejak John Herdman Jadi Alasan Utama PSSI
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengumumkan penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala timnas Indonesia. Pria berusia 50 tahun itu menggantikan Patrick Kluivert yang tak lagi melanjutkan tugasnya.
“PSSI menyambut antusias kehadiran pelatih berusia 50 tahun tersebut. Ragam rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini,” tulis PSSI dalam laman resminya, dikutip Sabtu (3/1/2026).
Herdman dikenal sebagai pelatih yang sukses membangun fondasi kuat, baik di sepak bola putri maupun putra Kanada.
- REUTERS/Siphiwe Sibeko
Ia membawa timnas putri Kanada tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011, serta mencetak sejarah dengan meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016.
“Sementara itu, di sektor putra, Herdman sukses mengantar Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022, momen sejarah setelah 36 tahun,” jelas PSSI.
Tak hanya itu, peringkat FIFA Kanada juga melonjak drastis dari posisi 77 ke 33 dunia selama masa kepemimpinannya.
Catatan inilah yang membuat PSSI yakin Herdman mampu membangun timnas Indonesia secara bertahap dan berkelanjutan, terutama setelah kegagalan di kualifikasi Piala Dunia 2026 yang menuntut pembenahan menyeluruh.
Agenda Padat Timnas Indonesia Sepanjang 2026
John Herdman akan langsung dihadapkan pada kalender kompetisi yang padat bersama timnas Indonesia sepanjang 2026. Salah satu agenda terdekat adalah FIFA Series yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day periode 23–31 Maret 2026.
Selain itu, timnas Indonesia juga dijadwalkan tampil pada FIFA Match Day di bulan Juni, September, Oktober, dan November 2026. Di luar agenda internasional tersebut, skuad Garuda akan berlaga di Piala AFF 2026 yang rencananya dimulai pada 25 Juli 2026.
Rangkaian pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi Herdman untuk membangun identitas permainan timnas Indonesia. Setelah kegagalan di kualifikasi Piala Dunia, konsistensi performa dan hasil di ajang-ajang tersebut akan menjadi tolok ukur awal kepemimpinannya.
Herdman Antusias Pelajari Kultur Sepak Bola Indonesia
John Herdman dijadwalkan tiba di Indonesia pada 12 Januari 2026. Hal ini diungkapkan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji. Sementara menurut laporan The Canadian Press, Herdman saat ini tengah berlibur di Meksiko sebelum memulai tugas barunya.
Pelatih asal Inggris itu mengaku tak sabar menghabiskan waktu di Indonesia. Baginya, memahami kultur dan karakter masyarakat menjadi bagian penting dari proses membangun tim.
“Sebab saya merasa menghabiskan waktu di sana itu jelas sebuah bagian penting dari mempelajari budayanya, dengan sepenuhnya terlibat di dalamnya,” ujar Herdman kepada The Canadian Press, dikutip dari Toronto Star.
“Anda benar-benar harus memahami orang-orangnya dan kebiasaan-kebiasaannya untuk menciptakan koneksi.”
PSSI memilih Herdman bukan hanya karena prestasi masa lalu, tetapi juga kemampuannya membangun mental juara dan koneksi emosional dengan pemain. Ia pernah membawa timnas Kanada mencatat 17 laga beruntun tanpa kekalahan, sebelum akhirnya tampil di Piala Dunia 2022.
Kini, tantangan serupa menantinya di Indonesia. Dengan bekal pengalaman dan pendekatan yang menekankan pemahaman budaya, John Herdman diharapkan mampu membawa timnas Indonesia bangkit setelah kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, sekaligus membuka lembaran baru menuju prestasi yang lebih nyata di level Asia dan dunia. (udn)