- Royal Antwerp
Curi Perhatian di Liga Inggris, Pemain Keturunan Indonesia ini Masuk Pantauan John Herdman?
tvOnenews.com - Nama Jairo Riedewald kembali mencuri perhatian suporter Timnas Indonesia setelah performa solidnya bersama Sheffield United di ajang Championship Inggris musim 2025/2026.
Pemain keturunan Indonesia tersebut menunjukkan konsistensi yang membuatnya kembali diperbincangkan, meski peluangnya membela Timnas Indonesia telah tertutup rapat.
Riedewald bergabung dengan Sheffield United pada Oktober 2025 dengan status pemain bebas transfer.
- Facebook - Sheffield United
Kontrak jangka pendek itu ia dapatkan setelah sukses meyakinkan pelatih Chris Wilder selama masa trial. Keputusan The Blades terbukti tepat.
Debutnya datang sebagai pemain pengganti di babak kedua saat Sheffield United menumbangkan Watford. Sejak laga tersebut, peran Riedewald perlahan tapi pasti semakin signifikan di lini tengah.
Hingga pertengahan musim, pemain berusia 29 tahun itu telah mencatatkan 14 penampilan di Championship, menyumbang dua gol, dan hanya mengoleksi satu kartu kuning.
Statistiknya pun berbicara. Riedewald tampil sebagai starter dalam 71 persen pertandingan dan mencatatkan 60 persen menit bermain, menegaskan kepercayaan staf pelatih terhadap perannya dalam skema permainan Sheffield United.
- Instagram @royalantwerp
Manajemen klub kemudian memutuskan mempertahankannya hingga setidaknya Januari 2026, dengan kontrak yang berlaku sampai 30 Juni 2026 serta opsi perpanjangan satu tahun.
Jika performa stabil ini berlanjut, peluang Riedewald bertahan lebih lama di Bramall Lane terbuka lebar, terlebih Sheffield United tengah membidik tiket promosi.
Sebagai pemain, Riedewald bukan sosok sembarangan. Ia merupakan produk akademi Ajax Amsterdam, sempat merasakan gelar juara di Belanda, lalu menghabiskan tujuh musim di Premier League bersama Crystal Palace.
Setelah itu, ia melanjutkan karier ke Royal Antwerp di Belgia sebelum akhirnya hijrah ke Inggris lagi.
Dengan tinggi 182 cm dan kaki kiri dominan, Riedewald dikenal sebagai pemain serbaguna.
- Facebook - Sheffield United
Posisi utamanya adalah gelandang bertahan, namun ia juga piawai dimainkan sebagai bek tengah maupun bek kiri, nilai plus yang membuatnya fleksibel di berbagai situasi.
Namun, di balik performa apiknya di Eropa, publik Indonesia harus menelan kenyataan pahit. Upaya PSSI untuk menaturalisasi Jairo Riedewald dipastikan kandas.
Riedewald tercatat telah tiga kali tampil bersama tim nasional senior Belanda, fakta yang membuat peluang perpindahan federasi hampir mustahil sesuai regulasi FIFA.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, secara terbuka menjelaskan alasan federasi menghentikan proses naturalisasi tersebut.
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @sheffieldunited / tvOnenews-Taufik Hidayat
“Transparansi sangat penting karena tidak ada gunanya melanjutkan proses naturalisasi jika pemain tersebut tidak bisa dimainkan,” ujar Arya.
Ia menambahkan bahwa PSSI sempat berkonsultasi dengan pengacara internasional, namun peluang keberhasilan dinilai sangat kecil.
“Faktanya, Riedewald sudah beberapa kali bermain untuk tim nasional Belanda. Kami berkonsultasi dengan pengacara dan mereka mengatakan ini sangat sulit, peluangnya tipis, dan hanya akan menjadi pemborosan uang,” kata Arya.
“Masalah hukum membutuhkan banyak uang. Dengan peluang keberhasilan yang sangat rendah, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan,” tegas perwakilan PSSI.
Berbeda dengan kasus Maarten Paes yang masih memiliki celah hukum, situasi Riedewald dianggap nyaris tertutup sepenuhnya.
Kini, di tengah performa stabilnya di Inggris dan era baru Timnas Indonesia di bawah John Herdman, nama Jairo Riedewald tetap menjadi simbol peluang besar yang tak pernah benar-benar terwujud bagi sepak bola Indonesia. (asl)