- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Sambil Pantau Super League, John Herdman Akui Masih Butuh Waktu untuk Cari Asisten Pelatih Timnas Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, belum ingin tergesa-gesa dalam melengkapi jajaran tim kepelatihan. Ia memilih berhati-hati dengan terlebih dahulu menghimpun berbagai masukan sebelum menentukan sosok yang tepat sebagai asisten pelatih.
Menurut Herdman, pembentukan staf bukan sekadar mengisi posisi kosong. Proses tersebut harus selaras dengan kebutuhan tim serta visi jangka panjang yang ingin dibangun bersama skuad Garuda.
Saat ini, komposisi staf kepelatihan Timnas Indonesia masih sangat terbatas. Baru satu nama yang sudah resmi bergabung, yakni Cesar Meylan, yang menjadi orang terdekat Herdman dalam tim pelatih.
Pelatih berkebangsaan Inggris itu mengakui masih membutuhkan waktu tambahan untuk menyeleksi kandidat lainnya. Ia ingin memastikan setiap individu yang masuk benar-benar mampu memberi kontribusi maksimal.
"Belum, para staf akan diumumkan dalam beberapa pekan ke depan. Kembali lagi, Anda perlu mengelolanya secara internal, menyaksikan staf di sini," ujar John Herdman, Sabtu (24/1/2026).
"Anda perlu melakukan tinjauan internal untuk mendapatkan masukan dari para pemain," tambahnya.
Herdman menilai penilaian dari internal tim menjadi aspek penting dalam proses ini. Ia tidak hanya mengandalkan rekam jejak, tetapi juga kecocokan dengan karakter pemain Timnas Indonesia.
Mantan arsitek Timnas Kanada tersebut juga belum dapat memastikan waktu pasti pengumuman susunan lengkap staf pelatih. Ia menyebut seluruh proses masih berjalan dan membutuhkan tahapan evaluasi lanjutan.
Koordinasi intens terus dilakukan Herdman bersama Direktur Teknik PSSI, Alex Zwiers, serta jajaran terkait lainnya. Diskusi tersebut bertujuan merumuskan keputusan yang paling ideal untuk kepentingan tim nasional.
"Mereka akan melakukan proses feedback untuk mendapatkan informasi. Dengan informasi, saya bisa mengambil keputusan terbaik. Namun, informasi soal itu akan segera diumumkan," kata Herdman.
Di luar urusan teknis kepelatihan, Herdman kini fokus mendalami kultur sepak bola nasional. Ia merasa pemahaman atmosfer kompetisi lokal sangat penting sebelum menentukan arah kebijakan tim.
Pelatih berusia 50 tahun itu pun rutin hadir langsung di stadion untuk menyaksikan pertandingan Super League 2025/2026. Aktivitas tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses pengamatan menyeluruh.