- Timnas Futsal
Head to Head Timnas Futsal Indonesia Vs Kirgistan: Menanti Puasa Kemenangan 19 Tahun Skuad Garuda
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Futsal Indonesia kembali melanjutkan kiprahnya di ajang Piala Asia Futsal 2026 dengan menghadapi Kirgistan. Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang menyimpan catatan panjang dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Pertandingan itu sendiri dijadwalkan akan bergulir malam nanti, Kamis (29/1/2026). Indonesia Arena menjadi venue laga kedua tim tersebut.
Indonesia dan Kirgistan bukanlah lawan baru di level Asia. Kedua negara telah beberapa kali saling berhadapan dalam turnamen resmi sejak awal perkembangan futsal di kawasan benua tersebut.
Kirgistan dikenal sebagai tim yang cukup konsisten mewakili Asia Barat di kompetisi futsal internasional. Mereka tidak hanya tampil di Piala Asia Futsal, tetapi juga aktif mengikuti berbagai ajang multi-event dan turnamen regional.
Pengalaman Kirgistan di banyak kompetisi membuat mereka sering dianggap sebagai lawan yang merepotkan. Meski demikian, Indonesia memiliki satu momen bersejarah yang pernah mengukir kemenangan atas tim tersebut.
Catatan manis itu terjadi pada Asian Indoor and Martial Arts Games 2007 yang berlangsung di Macau. Dalam ajang tersebut, Indonesia berhasil keluar sebagai pemenang saat berhadapan dengan Kirgistan.
Pada masa itu, skuad futsal Indonesia masih dihuni oleh pemain-pemain generasi lama. Beberapa nama senior seperti Deny Handoyo dan Socrates Matulessy menjadi bagian dari tim yang berlaga.
Pertandingan Indonesia melawan Kirgistan pada ajang tersebut berlangsung dalam fase penyisihan grup. Kedua tim sama-sama berusaha mengamankan poin penting demi menjaga peluang melangkah lebih jauh.
Indonesia mampu memecah kebuntuan terlebih dahulu melalui aksi Muhammad Ihsan Maulana. Gol tersebut tercipta pada menit ke-13 dan membuat tim Merah Putih unggul 1-0 sementara.
Keunggulan Indonesia semakin lebar setelah Ricardo Polnaya mencetak gol tambahan. Gol kedua tersebut hadir pada menit ke-24 dan membuat Indonesia berada di atas angin.
Namun, Kirgistan menunjukkan perlawanan sengit di paruh akhir pertandingan. Mihail Sundeev berhasil mencetak gol balasan pada menit ke-34 untuk memperkecil jarak.
Tekanan Kirgistan berlanjut dan membuahkan hasil satu menit kemudian. Marat Duvanaev mencatatkan namanya di papan skor dan menyamakan kedudukan.
Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Indonesia justru mampu mencuri gol penentu. Jaelani Ladjanibi mencetak gol kemenangan saat pertandingan hanya menyisakan dua menit waktu normal.
Hasil tersebut menjadi kemenangan tunggal Indonesia atas Kirgistan sepanjang sejarah pertemuan mereka. Dari total tiga pertemuan, Indonesia hanya sekali meraih hasil maksimal.
Pada dua laga lainnya, Indonesia belum mampu mengulang hasil serupa. Satu pertandingan berakhir tanpa pemenang, sementara satu laga lainnya dimenangkan oleh Kirgistan.
Hasil imbang tercatat saat kedua tim bertemu di Piala Asia Futsal 2002. Sementara kekalahan Indonesia terjadi ketika berjumpa Kirgistan pada Piala Asia Futsal 2008.
Kini, Indonesia kembali mendapatkan kesempatan menghadapi Kirgistan di AFC Futsal 2026. Pertandingan tersebut akan digelar di Indonesia Arena pada Kamis malam dan menjadi ujian penting bagi langkah Garuda ke fase berikutnya.
(igp/hfp)